banner 468x60 banner 468x60

236 Penumpang KM Intim Teratai Berhasil Dievakuasi, 14 Penumpang Dilarikan ke RSUD Ternate

Proses evaluasi penumpang oleh Ttim SAR Gabungan( Dok : Basarnas Ternate)

Klikfakta.id, TERNATE– Proses evakuasi penumpang KM Intim Teratai yang mengalami insiden kandas di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Data yang diperoleh, kapal KM Intim Teratai membawa ratusan penumpang sudah dievakuasi melalui pelabuhan Ahmad Yani Ternate dengan menggunakan tiga kapal, pada Selasa (17/2/2025).

Kepala Basarnas Ternate Irwan Ramdani mengatakan, proses evakuasi pertama dilakukan menggunakan kapal milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, Maluku Utara.

Sementara evakuasi kedua kapal Basarnas Pandudewanata dan evakuasi ketiga kapal KM Wibisana milik KBO Mabes Polri di Direktorat Kepolisian dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara.

“Semua penumpang sudah dievakuasi ke pelabuhan Ahmad Yani Ternate dan beberapa penumpang alami lemas hingga dilarikan ke rumah sakit,” ucapnya.

Berdasarkan informasi, proses evakuasi terhadap seluruh penumpang menggunakan tiga kapal, yakni kapal KPLP milik KSOP Ternate membawa sebanyak 54 penumpang selamat.

Proses evakuasi kedua dengan kapal Basarnas Pandudewanata membawa 137 penumpang jumlah tersebut 6 orang dilarikan ke rumah sakit.

Sedangkan proses evakuasi ketiga dengan kapal KM Wibisana milik Ditpolairud Polda Maluku Utara membawa 45 orang jumlah tersebut 1 orang dilarikan ke rumah sakit.

Dari proses evakuasi tiga kapal tersebut tercatat semua penumpang sebanyak 236 penumpang.

Sementara penumpang yang mengalami cedera atas insiden tersebut 7 orang dievakuasi lebih dulu sementara disusul 7 orang dengan jumlah sebanyak 14 orang mereka langsung dilarikan ke rumah sakit.

Proses evakuasi terhadap seluruh penumpang ke pelabuhan Ahmad Yani Ternate berlangsung padat dikarenakan seluruh keluarga dari ikut berdatangan di ruangan tunggu pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

Para penumpang yang dievakuasi dari kapal langsung turun ke dermaga pelabuhan mereka mendapat pengawalan oleh petugas.

Setelah berada di dermaga para penumpang langsung diarahkan ke pos kesehatan hingga dibagikan makanan secara gratis oleh Polres Ternate, Polda Maluku Utara.

Namun sebagian penumpang mendapat pemeriksaan kesehatan di lokasi oleh tim Dokkes Polda Maluku Utara hingga diarahkan ke terminal tunggu pelabuhan.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap penumpang hingga barang bawaan mereka sebelum dipulangkan dengan bus dari Polres Ternate yang sudah disiapkan.

Proses evakuasi ini juga dipantau langsung oleh Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani, KSOP Ternate, Lanal Ternate dan sejumlah unsur terlibat.

Diketahui Kapal KM Intim Teratai ukuran 494 GT ini dinakhodai oleh Risman Laode Sunardi.

Dari hasil manifest kapal tersebut dilaporkan membawa sebanyak 140 orang terdiri dari dewasa sebanyak 123 orang dan anak 1 orang.

Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Kupal, Halmahera Selatan, menuju ke Pelabuhan Bastiong Ternate pada Senin (16/2/2026) pukul 21.00 WIT.

‎Namun dalam perjalanan, tepatnya pada Selasa (17/2/2026) pukul 04.45 WIT, kapal mengalami kandas dan miring di perairan Pulau Makian.

‎Titik lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0°20’58.00″ LU/127°21’24.00″ BT atau sekitar 24,66 nautical mile dengan radian 174,48 derajat dari Kota Ternate.

‎Para penumpang kemudian melaporkan insiden tersebut ke Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan evakuasi.

Saat ini sejumlah petugas gabungan standby di pelabuhan Ahmad Yani untuk proses evakuasi penumpang. (sah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page