Klikfakta.id, KEPSUL – Sebanyak 77 orang Mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula Maluku Utara, terdiri 25 orang mahasiswa jurusan Syari’ah dan 52 orang mahasiswa jurusan Tarbiyah, yang telah mengikuti yudisium Angkatan ke-XII tahun akademik 2025-2026, pada Senin (19/1/2026).
Ketua STAI Babussalam Sula Maluku Utara, DR. Sahrul Takim menyampaikan, sejak hari ini berhak menggunakan gelar tersebut di belakang nama masing-masing, ini disaksikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan diharapkan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam.

“Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat bermanfaat bagi diri sendiri maupun bangsa dan negara, ” ujarnya.
Pada tahun 2026 ini tidak hanya dipandang sebagai suatu rutinitas akademik tetapi ada satu peristiwa yang cukup luar biasa yang terlahir dari kegiatan seperti ini.
“Kegiatan ini ditandai dengan saudara-saudari setelah berhak memperoleh gelar sebagai seorang ilmuwan. Di balik sebuah cerita ini bukan terlahir dari satu ruang hampa, tetapi ini merupakan proses yang panjang terdapat malam-malam yang panjang di mana kalian harus menempuh pendidikan yang cukup luar biasa mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh para dosen, kegelisahan kalian terhadap realitas sosial untuk dirumuskan menjadi judul penelitian, ” jelasnya.
Kemampuan mahasiswa untuk berhadapan dengan realitas itu, untuk bagaimana menjawab seluruh problematika dan diuji secara bertubi-tubi sampai pada titik ini.
“Kalian telah berhasil menepati para puncak terakhir yang ingin kalian berhak memperoleh gelar sarjana ini bukan sebuah peristiwa yang mudah bagi setiap orang yang melewati tahapan ini, ” imbuhnya.
Oleh karena itu, saudara-saudari hari ini ditandai sebagai seorang yang berilmu atau orang-orang ilmuwan di bidangnya masing-masing, baik di bidang Syariah maupun Tarbiyah.
“Pada kesempatan ini, kami dari perguruan tinggi ingin menghimbau dari beberapa hal yaitu jadilah orang yang terus mencintai ilmu pengetahuan dan tidak berhenti sebatas gelar yang diraih, ” pesannya.
Sahrul mengatakan bahwa, ini adalah puncak dari proses pendidikan pada perguruan tinggi. Namun, ini adalah awal dari saudara-saudara sekalian diuji untuk mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh pada perguruan tinggi.
“Pada kesempatan ini, juga diharapkan tidak hanya memiliki ketinggian ilmu pengetahuan, namun harus dibarengi dengan kedalaman keyakinan atau iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ” lanjutnya.
Untuk itu, Keseimbangan diantara ilmu dan iman, sebab manusia yang dijanjikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan diangkat derajatnya adalah manusia-manusia yang memiliki kemampuan Iman.
“Ini memberikan penegasan kepada kita bahwa, orang-orang yang memiliki iman yang tinggi dan Ilmu yang tinggi merupakan orang-orang yang memiliki derajat yang tinggi, ” tegasnya.
Ia juga mengatakan bahwa, kepada seluruh mahasiswa tidak hanya mengikuti yudisium, akan tetapi yang berat bagi kami adalah Kami menempatkan sebagian dari keluarga kami yang telah menempuh perkuliahan kurang lebih 4 tahun di perguruan tinggi STAI Babussalam Sula Maluku Utara.
“Disinilah kami berpesan kepada saudara-saudara sekalian bahwa jika kelak anda melangkah dalam kehidupan yang nyata atau kehidupan di luar sana anda merasa gelap dalam setiap pengabdian. Ingatlah bahwa ilmu yang kalian petik di kampus Ini adalah cahaya yang akan menerangi kalian,”
“Kami selalu mendoakan yang terbaik kepada kalian semua. Sebagai pimpinan di kampus ini, saya yakin bahwa kami belum sempurna memberikan segalanya kepada kalian semua saat mengisi formulir pendaftaran dan mulai mengikuti perkuliahan,”
“Tahapan demi tahapan hingga sampai saat ini, kami yakin bahwa seluruh kebutuhan yang ada di kampus ini belum seperti kampus-kampus lainnya. Namun, saya cukup bangga bahwa kalian tetap bertahan sampai selesai. Kalian adalah bagian dari nama besar Almamater STAI Babussalam Sula Maluku Utara, ” sambungnya.
Menurutnya, perlu tanamkan di dalam diri kita bahwa, dari mana kita berangkat dan dari mana kita harus kembali. Ia sangat yakin bahwa, apa yang telah di raih hari ini.
“Semangat di antara kalian ketika hari ini akan menjadi cerita bagi kalian di mana saja berada. Kami dari pimpinan berharap, agar kelak jadilah sarjana yang tidak hanya memiliki keilmuan yang mapan dan juga memiliki karakter yang kuat serta memiliki prinsip keislaman yang baik dan mampu menyampaikan kebenaran di luar sana,”
“Saya yakin ini bukan peristiwa yang mudah bagi kalian. Namun, sebagai sarjana atau alumni dari STAI Babussalam Sula, ” tuturnya.
Sahrul berharap, para alumni harus menjadi Uswatun Hasanah atau contoh yang baik dengan masyarakat baik dalam berprofesi maupun sebagai bagian daripada pengayoman masyarakat, pelindung masyarakat.
“Kita ini adalah bagian daripada struktur yang hadir untuk melayani untuk memajukan masyarakat bukan piramida yang akan menindas masyarakat kita sendiri,” tukasnya.
Oleh karena itu, Sahrul mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang telah menempuh pendidikan tinggi dan memperoleh gelar sarjana.
“Kami berharap semoga ilmu yang kalian dapat bisa dimanfaatkan secara baik bagi masyarakat. Sebab, seseorang yang berprofesi yang tinggi sarjananya diuji bukan karena dia memiliki gelar S1, S2 atau S3. Tetapi apakah kalian begitu bermanfaat bagi masyarakat dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, ” pungkasnya. ***
Editor   : Redaksi
Pewarta : Sudirman Umawaitina















