Klikfakta.id, TIDORE — Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol. Midi Siswoko dapat memimpin upacara penutupan pendidikan Brigadir (Diktukba) Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024.
Upacara penutupan diktukba yang berlangsung dilapangan Sekolah Pendidikan Nasional (SPN) Polda Malut di Kelurahan Gurabati, Kota Tidore Kepulauan, Rabu 18 Desember 2024.
Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Maluku Utara Samsudin A. Kadir, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) oleh Supriadi, serta Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun,
Tak hanya itu bahkan Pejabat Utama (PJU) Polda Malut, Forkopimda Kota Tidore, Dandim 1501/Ternate Kolonel Arm. Adietya Yuni Nurtono dan jajaran Kapolres/Ta serta tamu undangan lainnya juga menghadiri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Malut, Irjen Pol Midi Siswoko ketika membacakan amanat kalemdiklat Polri menegaskan bahwa menjadi polisi adalah panggilan hidup mulia.
Polisi harus dapat menunjukkan sikap sebagai penjagaan kehidupan, serata pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan.
“Saya yakin saudara-saudara adalah individu yang berkomitmen untuk berbakti kepada nusa dan bangsa. untuk itu, jaga nama baik lembaga pendidikan serta institusi Polri yang kita cintai bersama,” ujar Kapolda Malut.
Irjen Pol Midi Siswoko juga bahkan mengingatkan pentingnya menjaga moralitas, pengendalian diri, dan kreativitas dalam menjalankan tugas.
“Untuk itu para lulusan diharapkan menjadi teladan, inspirasi, serta solusi bagi Masyarakat,” tukasnya.
Ia mengimbau agar para lulusan terus belajar dan berinovasi untuk dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam aspek keamanan, keselamatan, dan kemanusiaan.
“Sebagai polisi harus mengedepankan profesionalitas, keadilan, dan kemanusiaan dalam setiap tindakan. Oleh karena itu, hindari perilaku yang kontraproduktif seperti suap dan tindakan ilegal lainnya,” tegasnya.
Kapolda juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pendidikan ini, termasuk pengasuh, instruktur, tenaga pendidik, dalam hal ini pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta pihak lainnya yang telah menyukseskan program ini.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan doa dari banyak pihak, terutama keluarga dan orang tua para peserta didik. Demikian, jadilah polisi yang membawa kebanggaan bagi institusi, bangsa, dan negara,” pesan Kapolda.
Kapolda juga mengucapkan selamat kepada para lulusan dan berharap mereka dapat melaksanakan tugas dengan semangat, integritas, dan dedikasi tinggi.
“Tiada hari ini tanpa kebaikan dan perbaikan. Selamat bertugas, tetap semangat, dan teruslah menjadi kebanggaan bangsa,” pungkasnya. (hms/red)













