Aliansi Peduli HAM Malut Desak Ketua KPK Undur Diri

Klikfakta. id, JAKARTA– Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Gak Azasi Manusia( HAM) Maluku Utara, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK di Jakarta, pada Senin 23 Desember 2024.

Mereka menuntut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Kordinator Aksi (Korlap) Abdul Aziz Pellu mengatakan aliansi mahasiswa menyoroti dugaan pelanggaran HAM dibeberapa kasus yang ditangani KPK, salah satunya penanganan kasus korupsi eks gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba alias AGK.

Dugaan adanya pelanggaran HAM oleh lembaga antirasuah tersebut terkait penjemputan paksa AGK di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boeserie (RSUD-CB) Ternate , dimana AGK saat itu dalam kondisi sakit terbaring dan tidak berdaya.

“Kami sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh pihak KPK, yang seharusnya menghormati hak-hak asasi manusia atau setiap individu, termasuk untuk mendapat perawatan medis yang memadai, ” tegas Abd Aziz melalui rilis yang diterima Klikfakta. id, Rabu 25 Desember 2024.

Terlebih lagi, kata Aziz, AGK dalam kondisi yang tidak memungkinkan itu dipaksakan harus melakukan perjalanan untuk menjalani proses pemeriksaan hukum tak secara wajar.

Hal ini tentu sudah menjadi perhatian serius dan sorotan bagi Aliansi Mahasiswa Peduli HAM Maluku Utara di Jakarta.

“Karena bagi kami dalam penegakan hukum itu penting untuk menjaga keseimbangan antara upaya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dengan menghormati hak-hak dasar manusia merupakan pilar dari sistem hukum yang berkeadilan,” ucapnya.

Aliansi mahasiswa peduli HAM juga mengingatkan pihak KPK, terkait berbagai ketentuan hukum, termasuk Undang-undang bahwa Hak Asasi setiap individu berhak mendapatkan perlindungan, keselamatan, maupun perawatan medis yang layak.

“Terutama bagi mereka yang sedang dalam kondisi sakit. Penjemputan paksa tanpa memperhatikan kondisi kesehatan yang ada bisa juga dapat menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur hukum yang berlaku serta dampak buruk terhadap citra penegak hukum di negara kita,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa Mahasiswa peduli HAM meminta agar KPK lebih transparan dalam proses penyelidikan, penuntutan, serta mengedepankan prinsip hak asasi manusia, keadilan yang seimbang.

Meskipun demikian, para demonstran menyatakan akan terus menggelar aksi hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Mereka berharap kepada Presiden RI Prabawo Subianto mendengarkan aspirasi mereka sekaligus melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan KPK.

Menurut Aziz aksi yang dilakukan ini akan menambah panjang protes yang belakangan ini muncul terkait dengan kinerja lembaga antikorupsi tersebut.

“Demonstrasi ini menjadi salah satu peringatan bagi pemerintah maupun aparat penegak hukum (APH) untuk lebih memperhatikan keberlanjutan pemberantasan korupsi yang lebih transparan yang juga sesuai dengan prinsip-prinsip HAM yang mendasar, ” pungkasnya. ***

Editor   : Armand

Penulis : Saha Buamona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page