Klikfakta.id,HALUT– Kebakaran hebat yang melanda Pasar Rawajaya, Halmahera Utara pada Rabu (9/4/2025) pagi tadi, menghanguskan sedikitnya 400 unit toko dan lapak serta 17 rumah warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara, Hentje Hetaria, menyampaikan hasil pendataan di lapangan juga mencatat bahwa terdapat 49 kepala keluarga yang terdampak, dengan jumlah total 226 jiwa.
Meski kebakaran cukup besar, pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hentje juga menyampaikan situasi terkini di lokasi pasca kebakaran hebat yang terjadi pagi tadi.
Menurutnya sampai malam ini, tim Damkar masih terus bekerja melakukan pemadaman di titik-titik api yang belum padam.
” Kami terus berada di lapangan memantau terus kondisi hingga malam ini perlu di ketahui juga penangan musibah kebakaran di pasar Rawajaya yakni lintas sektor yaitu melibatkan stakeholder,” ungkap Hentje, Rabu malam ini.
Hentje menambahkan, Pemerintah daerah saat ini telah menyiapkan tempat pengungsian yaitu di TPQ Desa Gosoma, kompleks kuburan Cina, Kecamatan Tobelo. Selain itu, posko penanganan juga telah didirikan untuk mengkoordinasikan soal distribusi bantuan.
“Pemda juga sudah mulai mendistribusikan kebutuhan pengungsian,” ujar Hentje.
Ia menambahkan, sebelumnya Bupati Halmahera Utara juga telah menandatangani laporan kejadian dan mengirimkannya ke Gubernur Maluku Utara, sebagai dasar permintaan bantuan kebutuhan dasar bagi para korban.
BPBD juga akan segera mendirikan dapur umum guna menunjang kebutuhan konsumsi para pengungsi selama masa tanggap darurat. Namun demikian, pihaknya mengaku masih kesulitan melakukan pendataan total kerugian material akibat kebakaran, karena api di beberapa titik belum sepenuhnya padam.***
Editor : Redaksi
Pewarta : Samuel.L















