banner 468x60

Indonesia–Palestina Perkuat Kerja Sama Pertanian, Wujud Solidaritas di Tengah Krisis Kemanusiaan

Klikfakta.id, Jakarta– Indonesia dan Palestina resmi memperkuat kerja sama di sektor pertanian melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup pelatihan, pertukaran teknologi, investasi, hingga penguatan ketahanan pangan. Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat solidaritas kedua negara dalam menghadapi tantangan global, khususnya bagi Palestina yang kini masih mengalami krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Sebagai wujud dukungan nyata, Pemerintah Indonesia akan mengalokasikan lahan seluas 10.000 hingga 15.000 hektare di Sumatera Selatan untuk pembangunan Zona Investasi Solidaritas Palestina–Indonesia. Zona ini diharapkan dapat menjadi pusat kerja sama pertanian terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, hingga distribusi hasil pertanian.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bernilai strategis tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian Indonesia terhadap Palestina.

“Pertanian adalah sektor kehidupan. Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan saudara-saudara kita di Palestina dapat bertahan di tengah tantangan krisis kemanusiaan yang mereka hadapi. Solidaritas ini bukan hanya kata-kata, tetapi aksi nyata yang memberi manfaat bagi rakyat kedua negara,” ujar Amran dalam keterangan resminya, Selasa (8/7/2025).

Selain memperkuat ketahanan pangan, kerja sama ini juga membuka peluang ekspor komoditas pertanian unggulan ke Palestina, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas petani melalui sinergi sumber daya dan teknologi pertanian.

Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, tidak hanya melalui diplomasi politik tetapi juga melalui kerja sama konkret yang berdampak langsung pada pemulihan ekonomi dan kesejahteraan.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan hubungan bilateral Indonesia–Palestina semakin erat, sekaligus menjadi contoh solidaritas antarnegara di tengah krisis kemanusiaan yang memerlukan perhatian dunia. (hms/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page