Klikfakta.id, HALUT– Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup. Komitmen itu ditunjukkan dengan kehadiran langsung Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, dalam Rapat Koordinasi Nasional bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) di Hotel Fairmont, Tanah Abang, Jakarta, Senin (4/8/2025).
Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halut, Yudhihart Noya, Bupati mengikuti secara seksama pemaparan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, yang menekankan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam mencapai target nasional 100 persen pengelolaan sampah pada tahun 2029.
“Kunci keberhasilan program Adipura bukan hanya pada infrastruktur, tapi bagaimana partisipasi masyarakat dan inovasi daerah mampu mengubah wajah lingkungan perkotaan secara berkelanjutan,” tegas Hanif dalam arahannya.
Adipura sendiri merupakan penghargaan tertinggi bagi kabupaten/kota atas upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menurut Hanif, capaian sementara beberapa daerah menjadi sinyal positif, namun tantangan masih besar terutama bagi daerah-daerah yang baru memulai transformasi pengelolaan sampah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin, yang juga hadir dalam Rakor tersebut, menggarisbawahi pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah.
“Target kita sekarang bukan sekadar buang sampah ke TPA, tapi meminimalkan yang sampai ke sana. Yang sampai ke TPA hanya residu. Sisanya harus diolah dari sumbernya, dengan partisipasi masyarakat,” tegas Samsuddin.
Ia juga mengingatkan bahwa untuk bisa meraih Adipura, apalagi Adipura Kencana, mekanisme penilaiannya kini jauh lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Setiap kabupaten/kota harus benar-benar mematuhi ketentuan. Tidak bisa hanya mengandalkan aspek administratif atau teknis semata,” ujarnya.
Kehadiran Bupati Halut dalam forum nasional ini diharapkan menjadi titik awal penguatan langkah konkret daerah dalam mendukung kebijakan nasional, sekaligus membangun Halmahera Utara yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.(hms/red)















