Klikfakta.id, HALSEL – Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat angkat bicara terkait isu yang berkembang ditengah warga mengenai pertemuan mereka dengan tim audit dari Inspektorat Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Dalam klarifikasinya, sejumlah kelompok PKK menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukanlah agenda khusus ataupun pertemuan rahasia sebagaimana yang ramai dipersoalkan warga.
Menurut mereka, kedatangan PKK hanya sebatas memenuhi kewajiban administrasi dengan menyerahkan laporan yang sebelumnya memang diminta oleh pihak tim audit inspektorat Halmahera Selatan.
“Kami dari PKK tidak ada urusan dengan masalah audit dana desa. Pertemuan kami bersama tim audit semata-mata hanya untuk mengantar laporan rincian kegiatan PKK yang diminta, tidak ada pembahasan lain,” ujar salah satu pengurus PKK Desa Saketa.
Kehadiran mereka murni karena kebutuhan administrasi, bukan bagian dari upaya untuk menghalangi ataupun memengaruhi jalannya audit yang sedang berlangsung.
“Audit kemarin itu sudah berjalan baik kan, dan kebetulan pihak tim audit inspektorat ada minta torang (Kami) punya rincian penggunaan dana,” ungkapnya.
Mereka menegaskan dukungan penuh terhadap proses audit agar permasalahan di desa Saketa bisa diselesaikan secara terang dan terbuka.
“Kami sangat mendukung kerja Inspektorat. Semoga audit ini bisa berjalan baik, dan masyarakat juga bisa mendapatkan kejelasan yang sebenarnya,” tambah pengurus PKK tersebut.
Sebelumnya Armain dari tim audit inspektorat Halmahera Selatan mengatakan kelompok PKK, hanya mengantar buku album sebagai laporan yang didalamnya bukti rincian penerimaan dana dari pemerintah Desa.
” Ibu-ibu PKK itu mereka hanya antar rincian penerimaan yang kami minta, karena kami hanya kantongi laporan tanpa rincian,” ucapnya.
Dengan klarifikasi ini, PKK berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat, terutama terkait tuduhan adanya konspirasi antara PKK, pemerintah desa, dan tim audit.
Mereka menekankan bahwa PKK tetap fokus pada program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, serta tidak terlibat dalam urusan lain di luar kewenangan organisasi. *** Editor : Redaksi Pewarta : Saha Buamona















