Klikfakta. id, TERNATE– Warga Pulau Hiri, Kota Ternate, Maluku Utara kembali menagih janji politik Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, terkait pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah terluar.
Pasalnya hingga kini, program yang dijanjikan sejak masa kampanye itu tak kunjung untuk terealisasi alias hanya ” surga telinga”.
Adi, salah satu warga Pulau Hiri mengungkapkan kekecewaan masyarakat yang merasa diberi harapan kosong.
Menurutnya, janji pembangunan SPBU yang gencar disampaikan saat Pilwako Ternate kini tak lebih dari slogan politik tanpa tindak lanjut nyata.
“Jangan pada saat pilwako kasi janji manis ke warga Hiri bilang mau bangun SPBU, tapi sampai sekarang tara bangun. Janji cuma untuk kepentingan politik,” ujar Adi, Senin (25/11/2025).
Pada masa kampanye, Nasri Abubakar pernah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kemudahan akses BBM bagi masyarakat pulau terluar.
Ia bahkan menyampaikan bahwa pembangunan SPBU tidak akan menunggu waktu lama untuk dieksekusi.
“Saya tidak menunggu satu tahun atau enam bulan, saya langsung eksekusi. Nanti ngoni lihat di Pulau Hiri akan berdiri SPBU. Tidak hanya di Kampung Pisang atau Maliaro, tapi di Pulau Hiri akan ngoni lihat berdiri SPBU,” ujar Nasri dalam salah satu kampanyenya saat itu.
Pembangunan SPBU di tiga kecamatan terluar—Pulau Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM)—merupakan salah satu program prioritas yang dijanjikan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap bahan bakar dengan harga terjangkau. Namun hingga memasuki akhir 2025, belum ada tanda-tanda realisasi di lapangan.
Warga Pulau Hiri berharap Pemerintah Kota Ternate tidak menutup mata terhadap kebutuhan masyarakat yang berada di wilayah terluar. Mereka meminta janji tersebut segera diwujudkan agar tidak hanya menjadi retorika politik.
“Warga di sini cuma butuh kepastian, bukan janji-janji lagi, ” ujarnya. (sah/red)















