banner 468x60

Pelaksanaan Natal Provinsi Maluku Utara Terkesan Tertutup, Warga Pertanyakan Transparansi Panitia

Klikfakta.id,HALUT– Pelaksanaan Natal Provinsi Maluku Utara yang digelar malam ini menuai sorotan. Warga menilai perayaan tahunan tersebut berlangsung secara tertutup dan tanpa informasi yang jelas kepada masyarakat, meski kegiatan itu merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi.

Informasi yang diterima media ini menyebutkan bahwa alokasi anggaran untuk perayaan Natal Provinsi mencapai sekitar Rp500 juta. Namun hingga pelaksanaan dimulai, publik bahkan tidak mengetahui detail kegiatan, lokasi, maupun rangkaian acara secara terbuka.

Pelaksanaan yang digelar di dalam gedung juga memunculkan tanda tanya. Sejumlah warga yang mengetahui adanya kegiatan tersebut mempertanyakan apakah ini benar Natal Pemerintah Provinsi atau sekadar agenda organisasi tertentu.

“Ini kan Natal Provinsi, artinya kegiatan untuk semua warga Maluku Utara, bukan cuma segelintir orang. Harusnya terbuka, dan idealnya dilaksanakan di ruang publik seperti lapangan, supaya masyarakat bisa ikut merayakan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain kurangnya publikasi, masyarakat juga mengeluhkan tidak adanya sosialisasi mengenai kelanjutan agenda Natal setelah rapat-rapat persiapan sebelumnya.

Banyak warga yang mengaku baru mengetahui adanya acara malam ini dari kabar berantai, bukan dari informasi resmi pemerintah maupun panitia.

“Kita saja tidak tahu kalau Natal Provinsi dilanjutkan dan digelar malam ini. Tidak ada undangan terbuka, tidak ada pengumuman. Yang begini membuat masyarakat bingung,” kata warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pihak terkait termasuk panitia lokal maupun perwakilan Pemprov belum memberikan penjelasan resmi atas minimnya keterbukaan informasi tersebut.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan terkait penggunaan anggaran serta alasan teknis pelaksanaan kegiatan yang terkesan tidak melibatkan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page