banner 468x60

Dihadapan Kapolres Ternate dan Rombongan, Lurah Tafraka Minta Pelebaran Embung Agar Tidak Meluap

Dok, Humas Polres Ternate

Klikfakta.id, TERNATE – Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Ternate, Maluku Utara Kombes Pol. Azhari Djuanda bersama rombongan secara langsung meninjau lokasi banjir di Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate.

Para rombongan tersebut Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, TNI, personel Polres Ternate, serta Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah menyusul terjadinya banjir yang merendam delapan rumah warga di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (13/1/2026).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir tersebut sempat menggenangi rumah warga hingga menyisakan lumpur. Saat ini, kondisi rumah warga terdampak telah dibersihkan dan kembali normal.

Dok, Humas Polres Ternate

Pulau Hiri merupakan salah satu kecamatan di Kota Ternate yang terpisah dari daratan utama dan memiliki enam kelurahan, yakni Dorari Isa, Faudu, Mado, Tafraka, Togolobe, dan Tomajiko, dengan jumlah penduduk lebih dari 2.000 jiwa.

Untuk mencapai Pulau Hiri, masyarakat harus menggunakan transportasi laut melalui pelabuhan di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat.

Sebagai respons cepat, BWS Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, unsur TNI, pemerintah kelurahan setempat, serta personel Polres Ternate dan Ditpolairud Polda Maluku Utara turun ke lokasi sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Para rombongan dipimpin Plh Kapolres Ternate Kombes Pol Azhari Juanda, yang didampingi Wakapolres Kompol Kurniawi H. Barmawi, bertolak menuju Pulau Hiri menggunakan speed boat milik Ditpolairud Polda Maluku Utara.

“Kehadiran kami di lokasi untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta penyebab terjadinya banjir yang menimpa permukiman warga,” ujar Kombes Pol Azhari Juanda, yang juga menjabat sebagai Dirpolairud Polda Maluku Utara, Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, selain meninjau lokasi, para rombongan juga berdiskusi dengan pemerintah setempat dan masyarakat guna mencari solusi terbaik.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan rapat koordinasi bersama BWS Maluku Utara, Lurah Tafraka, perwakilan BPBD Kota Ternate, serta perwakilan masyarakat membahas langkah mitigasi agar banjir tidak kembali terulang.

“Kami hadir sebagai fasilitator dan berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam penanganan banjir secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan BWS Maluku Utara, Jainal Abidin Sah, menyatakan bahwa kesiapan oleh pihaknya berkolaborasi dalam penanganan jangka pendek maupun jangka panjang.

Di antaranya melalui perbaikan pipa yang terhubung dengan embung serta penambahan pembangunan gorong-gorong guna untuk mengendalikan aliran air.

Lurah Tafraka, Ibrahim Mufu, turut mengusulkan pelebaran jalur aliran air dari embung agar tidak meluap ke permukiman warga saat curah hujan tinggi.

Sebagai tindak lanjut, direncanakan akan digelar rapat koordinasi lanjutan di Polres Ternate yang akan melibatkan BWS dan Pemerintah Kota Ternate untuk merumuskan solusi permanen penanganan banjir di Kecamatan Pulau Hiri.

Warga setempat mengaku senang atas kehadiran para pemangku kepentingan serta penyaluran bantuan, dan berharap upaya mitigasi dapat segera direalisasikan agar banjir tidak kembali terjadi. (sah/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page