Klikfakta.id, HALUT – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Tobelo menggelar kegiatan Stakeholder’s Day 2026: Evaluasi dan Pemberian Penghargaan atas Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2025 secara hybrid di Aula KPPN Tobelo, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Perbendaharaan ke-22 yang mengusung tema “Bersama DJPb Transformasi Mewujudkan Indonesia Maju dan Sejahtera.”
Acara dibuka langsung oleh Kepala KPPN Tobelo, Atik Purnomo. Dalam sambutannya, Atik menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen KPPN Tobelo sebagai financial advisor dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara di tingkat satuan kerja.
Kegiatan ini dihadiri para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dari satuan kerja penerima penghargaan, serta perwakilan satuan kerja lainnya yang mengikuti secara daring.
Dalam forum tersebut, KPPN Tobelo memaparkan hasil evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2025 sekaligus menyampaikan rencana perbaikan untuk Tahun Anggaran 2026. Menurut Atik, evaluasi difokuskan pada kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, antara lain melalui optimalisasi pemanfaatan Aplikasi SAKTI, pengelolaan Uang Persediaan dan Tambahan Uang Persediaan (UP/TUP), penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP), Cash Management System (CMS), pengendalian Rencana Penarikan Dana (RPD) Halaman III DIPA, serta ketertiban LPJ, rekonsiliasi, dan penyusunan laporan keuangan tahun 2025.
Sebagai bentuk apresiasi, KPPN Tobelo memberikan penghargaan kepada satuan kerja berprestasi dalam delapan kategori. Penghargaan tersebut mencerminkan capaian terbaik dalam pelaksanaan anggaran, kepatuhan pelaporan keuangan, serta pemanfaatan digitalisasi sistem pembayaran pemerintah.
“Atas capaian ini, kami berharap penghargaan dapat menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berkualitas,” ujar Atik.
Pada kesempatan yang sama, KPPN Tobelo juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan kualitas layanan, pasca diraihnya predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBK–WBBM), serta implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan kepada seluruh satuan kerja di wilayah kerja KPPN Tobelo,” tegasnya.
Atik turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga budaya antikorupsi, antigratifikasi, dan antipenyuapan dalam setiap proses layanan.
Melalui kegiatan ini, KPPN Tobelo berharap sinergi dengan seluruh satuan kerja semakin kuat, sehingga pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, serta memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian tujuan pembangunan nasional.













