banner 468x60

Wanita di Kota Ternate ini Ngaku Jadi Korban PHP Oknum Polisi di Halteng

Ngaku Dijanjikan akan Dinikahi

Ilustrasi foto, Wolipop detik. com

Klikfakta. id, TERNATE — Mimpi wanita berinisial M(32) asal Kota Ternate untuk bisa menyandang status sebagai Ibu Bhayangkari sepertinya sulit terwujud.

Pasalnya pria yang dicintainya berinisial Briptu AM yang bertugas di Polres Halmahera Tengah, tak kunjung menikahinya.

Ia justru merasa hanya dipermainkan Briptu AM, lantaran hanya di beri harapan palsu.

‎Kepada awak media, M menceritakan awal perkenalannya dengan Briptu AM pada November 2024 di Kelurahan Koloncucu, Kecamatan Ternate Utara, hingga hubungan keduanya layaknya pasangan serius, dan terakhir bertemu 29 Mei dan 23 Juni 2025. ‎

‎Namun setelah pertemuan tersebut, terduga oknum polisi itu disebut menghilang dan tidak lagi menunjukkan itikad baik untuk bertemu maupun memberikan kepastian atas janji pernikahan yang pernah disampaikan. ‎

‎“Padahal saya sudah tulus menjalin hubungan karena dia berjanji ingin menikahi dengan saya. Tapi setelah itu dia menghilang tanpa kabar,” ujarnya, Selasa (3/2/2026). ‎

‎ia mengaku, sebelum menerima ajakan menjalin hubungan, dirinya bahkan sempat mempertanyakan keseriusan Briptu AM. Namun saat itu, ia diyakinkan oleh pacarnya itu, dengan alasan memiliki adik perempuan, jadi tidak ingin mempermainkan perasaan seorang perempuan lain. ‎

‎Selama menjalin hubungan, ia juga mengaku Briptu AM tidak pernah memberikan dukungan materi sedikit pun.

Namun ia juga tidak mempermasalahkannya karena beranggapan penghasilan masing-masing akan disiapkan untuk kebutuhan pernikahan. ‎

‎“Saya tidak pernah menuntut apa-apa. Saya pikir semua disiapkan untuk masa depan bersama. Ternyata saya ditinggalkan begitu saja,” sesalnya. ‎

‎Atas peristiwa itu, ia merasa mengalami kerugian materi dan non-materi, serta mengaku harga dirinya telah dipermainkan oleh oknum aparat penegak hukum. ‎

‎”Saya harap kepada institusi Kepolisian dapat menindaklanjuti dugaan perilaku tidak terpuji tersebut secara profesional dan transparan, “pungkasnya. ‎

‎Hingga berita ini ditayang Polres Halmahera Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (sah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page