Klikfakta.id, SOFIFI – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara deteksi masuknya pasokan vape dan berbagai varian liquid ke wilayah Provinsi Maluku Utara.
Tindakan tersebut menyusul temuan bahwa rokok elektrik kini dimanfaatkan sebagai modus terbaru dalam peredaran narkotika.
Kepala BPOM Maluku Utara, Ermanto Siahaan, mengatakan pihaknya telah berkolaborasi dengan BNN dan Dinas Kesehatan untuk memperketat deteksi penyalahgunaan.
Ermanto, menegaskan bahwa Vape atau rokok elektrik itu menjadi perhatian Balai POM dan pihaknya juga sudah melakukan bimbingan teknis.
“Pasokan vape ke Maluku Utara telah menjadi perhatian kami untuk tindak lanjuti, kita sudah buat bimbingan teknis yang melibatkan BNN dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara,” ungkap Ermanto.
Ermanto juga menyebut, vape sudah dijadikan sebagai modus terbaru untuk penyebaran narkoba. Sehingga pihaknya berkolaborasi dalam rangka untuk penanganan peredaran di Maluku Utara.
Selain itu Ermanto menegaskan, BPOM terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan vape di Maluku Utara untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan narkotika.
“Kami lakukan pengawasan atas penggunaan vape dan kerja sama dengan lembaga terkait. Agar mendeteksi penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (sah/red)















