Klikfakta.id, HALUT – Kapal Motor (KM) Aksar Saputra yang melayani rute Tobelo–Manado terpaksa menunda pelayaran lanjutan akibat cuaca ekstrem di perairan Loloda, Halmahera Utara.
Komandan Pos KPLP Pelabuhan Laut Dama, Andris Lasano, menjelaskan bahwa KM Aksar Saputra bertolak dari Pelabuhan Tobelo pada Jumat, 23 Januari 2026, dengan tujuan Pelabuhan Dama, Kecamatan Loloda, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Manado, Sulawesi Utara. Namun setibanya di Pelabuhan Dama, kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran karena kondisi laut yang memburuk.
Menurutnya, kondisi tinggi gelombang di perairan Loloda Kepulauan, tepatnya di sekitar Tanjung Bisoa dan Batang Dua, dilaporkan mencapai 2,4 hingga 4 meter, dengan kecepatan angin sekitar 16 knot hal ini dinilai membahayakan keselamatan pelayaran.
“Penundaan keberangkatan dilakukan demi keselamatan penumpang dan awak kapal. Untuk sementara, kapal belum diizinkan melanjutkan perjalanan ke Manado karena gelombang tinggi dan cuaca masih ekstrem,” ujar Lasano Sabtu (24/1/2026).
Ia menambahkan, saat ini KM Aksar masih berada di Pelabuhan Dama sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Sejumlah penumpang terpaksa menunggu di atas kapal maupun di area pelabuhan sembari menantikan cuaca kembali normal. Pihak kapal terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan memantau informasi cuaca maritim terbaru.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pengguna transportasi laut untuk tetap waspada, bersabar, dan mengutamakan keselamatan selama kondisi cuaca buruk masih terjadi di wilayah perairan Maluku Utara.
Sesuai informasi yang diterima media ini, KM Aksar direncanakan kembali bertolak menuju Pelabuhan Manado pada pukul 03.00 WIT, dengan catatan kondisi cuaca telah dinyatakan aman untuk pelayaran.















