Klikfakta.id, SOFIFI – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, menegaskan proses kode etik terhadap oknum Ketua Komisi II DPRD Malut Agrianti Yulin Mus terus berlanjut.
Pasalnya oknum anggota DPRD Malut Yulin Mus diduga memiliki hubungan asmara dengan oknum Wakapolres Pulau Taliabu Kompol Sirajuddin.
Dugaan atas kasus hubungan asmara antara Ketua Komisi II DPRD Malut Agrianti Yulin Mus dengan Kompol Sirajuddin ini viral di media sosial (medsos) setelah dibongkar oleh putri sulung Wakapolres Pulau Taliabu inisial D alias Dhiny.
Sementara itu ketegasan BK DPRD Malut ini setelah mendapatkan sorotan dari Praktisi Hukum Hendra Karianga dan kuasa hukum korban M. Bahtiar Husni yang meminta kejelasan dan keterbukaan informasi.
Kepada Ketua BK DPRD Maluku Utara, Ali Sangaji mengatakan, proses kode etik terhadap Ketua Komisi II Yulin Mus masih berlangsung hingga saat ini.
Ali Sangaji Bahkan memastikan bahwa BK DPRD Malut serius dalam menangani permsalahan ini, karena sudah menjadi sorotan publik.
“BK serius menangani laporan dari korban, dan saat ini masih menambah bukti-bukti yang lain,” tegas Ali ketika dikonfirmasi pada Rabu 7 Mei 2025.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menambahkan bahwa, sejauh ini pihaknya juga telah memintai keterangan atas laporan yang diajukan istri dari eks Wakapolres Pulau Taliabu inisial RAA alias Rhini.
“Proses ini masih tetap berjalan, dan BK juga akan meminta keterangan beberapa pihak untuk tambahan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, rekaman percakapan yang di postingan oleh akun media sosial putri tunggal Wakapolres Pulau Taliabu Dhiny itu seperti Rekaman suara percakapan keduanya yang berdurasi 0,56 detki melalui via telpon sululer.
“Aku mandi. Ini baru pulang jadi aku mau mandi,” kata perempuan di dalam rekaman suara yang diduga adalah Yulin Mus tersebut. “Astaga, sudah jam berapa ini. Sudah mau sore ini,” balas oknum polisi.
“Ini di mana? di kamar atau di teras belakang?” lanjut si polisi. “Di kamar mandi, sudah buka baju, angkat telepon tidak pakai baju,” balas Yulin
“Uuuhii, siang-siang begini baru bikin begitu selesai,” ujar polisi. “Mau ka.. Udah ya, orang nggak pakai baju,” balasnya. “Iya ka..”
Sementara rekaman suara dengan durasi 1,15 menit
“Kan pulang kantor,” kata Yulin, “Saya harus hadir, nanti disalahin Kapolres,”
“Pulang kantor,” ucap Yulin “Iya, Kapolres nggak ada. Hari Sabtu itu masih masuk kantor.”
“Biar malam Minggu bisa sama aku di sini,” bujuk Yulin. “Iya, pulang kantor.”
“Nanti lihat sikonnya ya. Jangan sampai ada kegiatan-kegiatan kampanye. Itu yang dikhawatirkan jangan sampai begitu sudah kita jalan ternyata ada kegiatan kampanye yang memerlukan saya harus hadir,” jelas oknum polisi.
“Berarti bajunya nggak jadi dikirim ya? tambahnya. “Iya, nanti abang ke sini nanti sekalian bawain,” balas Yulin.
Sementara Video yang berdurasi kurang lebih 0.35 Detik
Dalam video memperlihatkan suasana malam hari di kebun durian milik warga. Ada sejumlah orang yang duduk di rumah kebun itu. “Malam ini aku lagi makan durian. Malam-malam berburu akhirnya dapat juga,” kata Yulin Mus.
‘Nikmati’ Jalan Becek, Pemda Diminta Menilik Yulin Mus mamakai baju lengan panjang dibalut jilbab berwarna kuning sedang memvideokan aktivitas mereka. Berada tak jauh nampak terparkir satu mobil berwarna hitam dengan tulisan polisi di bodi sampingnya.
Ada juga seorang lelaki berkulit sawo menggunakan baju lengan pendek hitam dan celana jeans panjang sedang menyantap durian dalam posisi berdiri di depannya. “Sukses ya bang,” lanjut Yulin.
Sementara itu, tangkapan layar di link goodkind didalam postingan terpampang nama profil Agriati Yulin Mus, S.Ked. Kemudian ada tulisan ‘peningkatan program pembangunan yang keberpihakan pada perempuan‘. Situs ini berisi profil para calon pada kontestasi Pilkada maupun Pemilu.
Hasil screenshot akun TikTok Yulin Mus dengan mamakai nama Yulin Nisa. Yulin yang sedang malakukan live tersebut dikomentari satu netizen bernama @Dinyaprilianii.
“Takut banget sekarang ada dewan yang ngerebut bapak saya,” katanya. redaksi: ditulis sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Bahkan anak Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin, bernama Diny Apriliani Eka Putri mengirimkan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia buntut dugaan perselingkuhan ayahnya dengan Agriati Yulin Mus. ***
Editor : Redaksi
Pewarta : Saha Buamona















