Klikfakta.id, TERNATE – Praktisi hukum Hendra Karianga menyoroti dugaan kasus hubungan asmara diluar nikah antara eks Wakapolres Pulau Taliabu Kompol Sirajuddin dan Ketua Komisi II anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara inisial AYM alias Agriati Yulin Mus.
Hendra mengaku sangat pesimis terhadap kinerja BK DPRD Maluku Utara dalam menangani dugaan kasus pelanggaran kode etik yang melibatkan oknum anggota DPRD Agriati atas dugaan perselingkuhan dengan eks Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin.
Dugaan kasus perbuatan hubungan asmara diluar nikah ini mencuat setelah anak Kompol Sirajuddin berinisial D alias Dhiny membongkar melalui media sosial yang pada akhirnya menjadi viral dihadapan publik Maluku Utara.
Bahkan Polda Maluku Utara pun merespons dengan cepat langsung mencopot jabatan Kompol Sirajuddin dan BK DPRD pun memproses dugaan pelanggaran etik terhadap Yulin Mus.
Namun dalam proses kasus tersebut yang dilakukan oleh BK DPRD Maluku Utara itu hingga kini tak kunjung ada kejelasan terkait tindak lanjutnya.
“BK itu dibentuk untuk mengawasi perilaku anggota dewan, termasuk pelanggaran etik, akan tetapi kalau menyangkut dengan kasus-kasus seperti ini, saya agak pesimis,” ujar Hendra kepada awak media, Ahad, 4 Mei 2025.
Menurutnya, keberadaan dan banyaknya anggota partai politik di dalam BK berpotensi menimbulkan konflik terkait dengan kepentingan yang membuat penanganan kasus tidak berjalan objektif.
“Di dalam BK itu kan banyak anggota partai politik, maka sudah pasti ada pergulatan kepentingan, saya mencurigai semua main disana,” ungkapnya.
Hendra bahkan menyebut bahwa penanganan yang dilakukan BK DPRD Maluku Utara hanya sebatas wacana tanpa tindakan yang nyata.
“Didalam istilahnya omon-omon saja itu, agak susah, belum lagi kedaulatan partai, pasti melindungi anggotanya, belum lagi ada instruksi dari DPP, dari DPD, DPW, jadi makin sulit,”
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari BK DPRD Maluku Utara terkait perkembangan penanganan kasus tersebut, dan bahkan awak media masih dalam upaya untuk mengkonfirmasi.
Untuk diketahui bahwa rekaman percakapan yang di posting akun media sosial milik putri tunggal Wakapolres Pulau Taliabu itu seperti Rekaman suara percakapan keduanya yang berdurasi 0,56 detik melalui via telpon sululer.
“Aku lagi mandi. Ini baru pulang jadi aku mau mandi,” kata perempuan didalam rekaman suara yang diduga adalah Yulin Mus, “Astaga, sudah jam berapa ini, Sudah mau sore ini,” balas oknum polisi yang diduga Wakapolres Pulau Taliabu Kompol Sirajuddin.
“Ini di mana? di kamar atau di teras belakang?” tanya si polisi. “Di kamar mandi, sudah buka baju, angkat telepon tidak pakai baju,” balas Yulin
“Uuuhii, siang-siang begini baru bikin begitu selesai,” ujar oknum polisi. “Mau ka.. Udah ya, orang nggak pakai baju,” balas Yulin, “Iya ka..”
Sementara rekaman suara dengan durasi 1,15 menit
“Kan pulang kantor,” kata Yulin, “Saya harus hadir, nanti disalahin Kapolres,”
“Pulang kantor,” ucap Yulin “Iya, Kapolres nggak ada. Hari Sabtu itu masih masuk kantor.”
“Biar malam Minggu bisa sama aku di sini,” bujuk Yulin. “Iya, pulang kantor.”
“Nanti lihat sikonnya ya. Jangan sampai ada kegiatan-kegiatan kampanye. Itu yang dikhawatirkan jangan sampai begitu sudah jalan ternyata ada kegiatan kampanye yang memerlukan saya harus hadir,” jelas oknum polisi.
“Berarti bajunya nggak jadi dikirim ya? tambahnya. “Iya, nanti abang ke sini sekalian bawain,” balas Yulin.
Sementara Video yang berdurasi kurang lebih 0.35 Detik
Dalam video memperlihatkan suasana malam hari di kebun durian milik warga. Ada sejumlah orang yang duduk di rumah kebun itu. “Malam ini aku lagi makan durian. Malam-malam berburu akhirnya dapat juga,” kata Yulin Mus.
‘Nikmati’ Jalan Becek, Pemda Diminta Menilik Yulin Mus mamakai baju lengan panjang dibalut jilbab berwarna kuning sedang memvideokan aktivitas mereka, yang tak jauh nampak terparkir satu mobil berwarna hitam dengan tulisan polisi di bodi sampingnya.
Ada juga seorang lelaki berkulit sawo menggunakan baju lengan pendek hitam dan celana jeans panjang sedang menyantap durian dalam posisi berdiri di depannya. “Sukses ya bang,” lanjut Yulin.
Sementara itu, tangkapan layar di link goodkind didalam postingan terpampang nama profil Agriati Yulin Mus, S.Ked. Kemudian ada tulisan ‘peningkatan program pembangunan yang keberpihakan pada perempuan‘. Situs ini berisi profil para calon pada kontestasi Pilkada maupun Pemilu.
Hasil screenshot akun TikTok Yulin Mus dengan mamakai nama Yulin Nisa. Yulin yang sedang malakukan live tersebut dikomentari satu netizen bernama @Dinyaprilianii.
“Takut banget sekarang ada dewan yang ngerebut bapak saya,” katanya. redaksi: ditulis sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Bahkan anak Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin, bernama Diny Apriliani Eka Putri mengirimkan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia buntut dugaan perselingkuhan ayahnya dengan Agriati Yulin Mus. ***
Editor : Redaksi
Pewarta : Saha Buamona















