Klikfakta. id, HALBAR– Menyikapi video viral ada belatung di menu makan bergizi gratis( MBG) langsung ditindaklanjuti berbagai pihak dengan menggelar pertemuan di SMA Negeri 1 Halmahera Barat, Rabu(26/2/2025).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Perguruan Islam, Samad Muid, Danramil 1501-03/ Jailolo Lettu Inf. Yus Budi Harto Amd. Kep, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Halbar Bidang Kesiswaan, Jufri Nurdin, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Safirahwati Ibrahim S.T, Hi. Rustam (Mitra Yayasan Perguruan Islam Halbar), Alon Abdul Gafur (yang memviralkan video belatung dalam MBG, Serka Ashar, anggota unit posda halbar.

Alon Abdul Gafur selaku pihak yang memviralkan video ada belatung dalam MBG yang disebarkan melalui facebook group Halmahera Barat mengaku, hal ini ia lakukan lantaran selaku orang tua wali siswa, merasa marah dan kecewa, dikarenakan pada saat itu ia mendengar bahwa ada ulat atau belatung dalam makanan yang dibagikan kepada siswa di SMAN 1 Halbar.
Salah satu siswa menurut Alon bahkan sempat melaporkan ke guru, namun oknum guru tersebut menyampaikan bahwa dimakan saja dan diam – diam sudah.
” Hal ini yang membuat saya marah sehingga saya tidak tau harus lapor kemana dan langsung saya sebarkan foto beserta videonya ke group Halmahera Barat, ” ucapnya
Alon juga mengaku selaku kader partai Gerindra Halbar, dan juga selaku tim pengawasan makanan bergizi gratis tidak mau menu yang disajikan ke sekolah- sekolah itu tidak bergizi.
” Saya mohon maaf sebesar – besarnya karena telah menyebarkan foto dan video tersebut, karna waktu itu saya tidak tau mau mengadu kemana, dan saya berharap ke guru – guru, bila ada temuan nantinya, diharapkan guru – guru cepat ambil langkah dan laporkan ke pihak yayasan yang menangani program MBG, dan harapan saya, masalah ini selesai sampai di sini, ” tuturnya.
Wakil kepala sekolah SMAN 1 Halbar bidang kesiswaan, Jufri Nurdin menyampaikan bahwa, pihaknya sangat berterima kasih dengan adanya program makan bergizi gratis( MBG).
Pasalnya melalui program ini, dapat menghemat uang jajan para murid.
Jufri juga memastikan selama program tersebut berlangsung, pihaknya juga mengawal distribusi MBG yang di sekolah. Dan itu juga melibatkan wali kelasnya dengan jumlah peserta didik 884 orang.
” Kami juga dari pihak sekolah sesalkan bahwa kenapa pada saat selesai makan, baru ada ulat di salah satu makanan siswi, itu yang mengherankan, dan mencurigakan kami, ” sebutnya.
Ia juga meminta kalau ada temuan ataupun permasalahan seperti demikian agar disampaikan kepada pihak sekolah, untuk selanjutnya disampaikan kepada pihak yayasan yang menangani program ini, bukan langsung main sebar dan viralkan.
” Kami berharap kedepannya apabila ada permasalahan di sekolah kami, silahkan langsung konfirmasi ke kami pihak sekolah sehingga dapat di selesaikan dengan baik, ” pintanya.
Sementara Danramil 1501-03/ Jailolo Lettu Inf. Yus Budi Harto menegaskan bahwa, program makan bergizi gratis( MBG) Ini merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto.
Olehnya itu, ia berharap dukungan semua pihak. Walaupun berbeda latar belakang, agar disinkronkan program MBG ini berjalan dengan baik.
” Dan apabila ada terjadi lagi kejadian yang sama nantinya, tolong jangan di videokan dan diviralkan, tapi mari berbenah dan perbaiki, sehingga setiap permasalahan dapat di selesaikan dan diperbaiki sehingga kedepannya lebih baik, ” imbuhnya.
” Jadi saya harap mari kita selesaikan dengan baik dan cari solusinya, tidak usah saling cari kesalahan yang ujung pangkalnya nanti saling serang dan akan berlanjut lama, sehingga hari ini diharapkan selesai dan saling menjaga program – program bapak Presiden RI kita, ya salah satunya MBG ini, ” lanjutnya.
Sementara Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Safirahwati Ibrahim, menyampaikan permohonan maaf atas sebesar – besarnya apabila ada kekurangan dalam penyajian MBG ini.
Terkait kejadian ini juga, merupakan bahan evaluasi kedepannya buat pihaknya dalam menyajikan MBG ke sekolah – sekolah.
Hi. Rustam dari Mitra Yayasan Perguruan Islam Halbar dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih terkait pertemuan tersebut. Kalau ada niat baik tolong selesaikan dengan baik.
” Terkait kejadian kemarin kami harap bila ada kejadian maupun ada kekurangan langsung hubungi dan sampaikan ke kami, biar kami perbaiki, karena program MBG ini semuanya saling mengawasi, dan mohon dukungannya program ini berjalan lancar dan kami siap menerima masukan yang ada demi kebaikan, ” tukasnya.
Ketua Yayasan Perguruan Islam, Samad Muid menilai penyampaian narasi yang di sampaikan oleh Alon Abdul Gafur terkait permasalahan MBG ini merupakan surat terbuka kepada Kapolres, Kejati dan Dinkes Halbar,
” Sehingga saya selaku Ketua yayasan Perguruan Islam Halbar, merasakan harga diri saya sudah tidak di hargai, dan ini juga mematikan usaha orang, “.
” Jadi kalau saya niatnya kerja untuk masyarakat kami bersedia. Hal seperti ini mari kita koordinasikan dengan baik dan juga jangan menghambat program nasional yaitu Program MBG ini, ” sambungnya.
Serka Ashar, anggota Unit Posda Halbar berharap kepada semua pigak yang hadir dalam pertemuan tersebut menyelesaikan permasalahan yang terjadi, serta mengawal program tersebut.
” Dan saya harapkan permasalahan ini cukup sampai di sini dan selesai, sehingga kedepannya bersama – sama bisa saling mengawasi program MBG, dan juga bisa saling bersilaturahmi, tidak ada lagi saling menjatuhkan ataupun dendam, semoga program bapak Presiden kita yang salah satunya MBG di Halbar, berjalan dengan baik dan sukses, ” jelasnya.
” Dari saya juga mohon kepada bapak Alon Abdul Gafur, tolong di bantu untuk klarifikasi nya ke pers (wartawan), terkait permasalahan yang terjadi, bahwa permasalahan ini telah diselesaikan dengan baik, ” pungkasnya. ***
Editor   : Redaksi
Pewarta : Riko Noho