Klikfakta.id, HALSEL – Tim audit dari Inspektorat Halmahera Selatan, Maluku Utara, turun langsung melakukan audit dana desa di Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan.e
Kehadiran tim audit tersebut rupanya tidak serta-merta menghentikan aksi pemalangan kantor desa Saketa oleh warga.
Pantauan di lokasi, kantor desa masih terlihat dipalang dengan berbagai spanduk yang berisi tuntutan masyarakat seperti “copot kades” dan “Rakyat butuh bukti, bukan janji, ganti Kades, tegakan integritas dan keadilan”.
Kondisi ini juga disaksikan langsung oleh tim audit saat melakukan pemeriksaan awal dalam proses audit maupun administrasi pengelolaan keuangan desa.
Warga tetap bersikukuh mempertahankan pemalangan kantor desa hingga adanya kejelasan atas dugaan penyalahgunaan dana desa yang selama ini mereka persoalkan.
Salah seorang warga menegaskan bahwa pemalangan tidak akan dibuka sebelum ada transparansi terkait penggunaan dana desa.
“Kami ingin kejelasan. Jangan hanya datang audit lalu hasilnya masyarakat tidak tahu. Kalau ada penyalahgunaan, harus jelas sanksinya,” ujarnya.
Hingga berita ini ditayang, aktivitas pelayanan masyarakat di kantor desa Saketa masih lumpuh total akibat pemalangan tersebut. (sah/red)















