Klikfakta.id, HALUT – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Harold Debeturu, mendesak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk segera memperluas jaringan listrik ke Desa Talaga Paca, Kecamatan Tobelo Selatan. Desakan ini muncul lantaran saat ini masyarakat setempat masih menghadapi keterbatasan infrastruktur penerangan yang memadai.
Menurut Harold, ketiadaan jaringan listrik PLN telah menjadi keluhan utama masyarakat di Desa Talaga Paca. Kondisi ini berdampak pada berbagai sektor kehidupan warga, mulai dari aktivitas belajar anak-anak di malam hari, produktivitas usaha kecil, hingga keamanan lingkungan yang rentan di malam hari.
“Saya sudah menerima banyak keluhan langsung dari warga Talaga Paca terkait belum adanya jaringan listrik PLN yang masuk ke desa mereka. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, terutama di era sekarang, di mana listrik menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ungkap Harold dalam keterangannya, Senin (7/7/2025).
Harold menegaskan, sebagai wakil rakyat dirinya akan terus mendorong pemerintah daerah dan pihak PLN agar secepatnya menindaklanjuti kebutuhan mendesak tersebut. Ia berharap ada langkah konkret yang bisa direalisasikan dalam waktu dekat, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada penerangan seadanya.
“Bayangkan, sampai hari ini warga masih harus menggunakan lampu pelita atau genset dengan biaya operasional yang tidak sedikit. Ini jelas menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Anak-anak juga kesulitan belajar saat malam, karena penerangan yang terbatas,” tambahnya.
Selain itu, Harold juga mengingatkan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah daerah, PLN, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mencari solusi teknis. Ia mengusulkan agar pemerintah desa aktif berkoordinasi dengan PLN dalam proses pendataan dan pengusulan jaringan listrik ke daerah-daerah terpencil.
“Saya minta pemerintah desa juga proaktif mengawal ini. Usulan perlu disusun secara detail agar PLN bisa melihat potensi pengguna listrik, jumlah rumah tangga, dan kebutuhan daya. Dengan data yang valid, proses masuknya jaringan listrik akan lebih cepat terwujud,” ujarnya.
Lebih jauh, Harold menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik bukan hanya soal penerangan, melainkan juga upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Ia berharap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama mengawal realisasi program ini.
“Penerangan desa adalah salah satu kunci pembangunan wilayah. Jika akses listrik sudah masuk, maka kegiatan ekonomi warga bisa tumbuh, pendidikan anak-anak lebih baik, dan rasa aman di lingkungan semakin terjamin. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memperjuangkannya,” ungkap Harold.
Ia juga mengakui PLN Tobelo saat ini memang mengalami defisit daya listrik. Namun demikian, menurutnya, hal tersebut bukan menjadi alasan untuk membatasi pasokan listrik ke Desa Talaga Paca yang sangat membutuhkannya.
“Saya sudah pernah menyampaikan hal ini ke PLN, dan lagi-lagi alasannya soal daya. Padahal kalau ada sekitar 15 pelanggan baru, itu sebenarnya sudah bisa diakomodir. Jadi harus ada langkah nyata agar warga bisa menikmati listrik seperti desa-desa lainnya,” tegas Harold.
Sebelumnya Sikap tegas Harold Debeturu ini disampaikannya setelah melakukan kegiatan reses di Desa Talaga Paca.
Dalam kesempatan tersebut, ia secara langsung mendengar aspirasi dan keluhan warga terkait minimnya infrastruktur penerangan di desa mereka.***
Editor : Redaksi
Pewarta : Samuel.L















