banner 468x60

Pemkot Ternate Kembali Gelontorkan Dana Rp 4,5 Miliar Proyek Lanjutan Gedung Polres Ternate

Proyek lanjutan gedung Polres Ternate ( Foto : Saha Buamona/ Klikfakta. id)

Klikfakta.id, TERNATE — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate kembali mengalokasikan anggaran belasan miliar rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk melanjutkan pembangunan gedung Polres Terna te, Maluku Utara, pada Tahun Anggaran 2025.

Berdasarkan penelusuran pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Ternate, paket pekerjaan lanjutan pembangunan gedung Polres Ternate melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate dengan pagu anggaran sebesar Rp 4,5 miliar.

Foto : Saha Buamona

Penganggaran ini merupakan kelanjutan proyek pembangunan gedung aparat penegak hukum (APH) yang telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut dan seluruhnya dibiayai dari APBD Kota Ternate.

Tercatat, Pemkot Ternate mengalokasikan anggaran:

Rp 4 miliar pada Tahun 2022

Rp 6 miliar pada Tahun 2023

Rp 2,8 miliar pada Tahun 2024

Rp 4,5 miliar pada Tahun 2025

Dengan demikian, total dana APBD yang telah digelontorkan untuk pembangunan gedung Polres Ternate selama empat tahun terakhir mencapai lebih dari Rp 17 miliar.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan, kegiatan tersebut merupakan lanjutan pembangunan sarana penunjang Kantor Polres Ternate. Proyek ini tercatat dengan nomor kontrak 640/895/BG/DPUPR/KT/2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp 4.253.055.741,98.

Waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 115 hari kalender, berlokasi di Kota Ternate, dan dikerjakan oleh CV Mitra Nusa Kasiruta.

Tak hanya pembangunan gedung Polres, Pemkot Ternate sebelumnya mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pembangunan fasilitas aparat penegak hukum lainnya pada tahun anggaran 2023.

Pemkot menggelontorkan dana sebesar Rp 5.804.388.432,56 untuk pembangunan rumah dinas dan mess Kejaksaan Negeri Ternate yang berlokasi di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Ternate Tengah. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Empat Mawar Khuleyevo.

Kondisi ini memunculkan sorotan publik, khususnya terkait prioritas penggunaan APBD, mengingat masih banyak sektor pelayanan dasar infrastruktur lingkungan, serta kebutuhan masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian dan alokasi anggaran yang lebih serius dari pemerintah daerah.

Hingga berita in ditayang, Dinas PUPR Kota Ternate maupun Pemkot Ternate masih dalam upaya untuk dimintai keterangan resmi alasan penganggaran yang dilakukan secara berulang, capaian fisik pembangunan hingga saat ini, serta target penyelesaian akhir pembangunan gedung Polres Ternate. (sah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page