banner 468x60

Polri untuk Masyarakat, Polisi Sigap Bantu Warga Terdampak Banjir di Halbar

Dok, Humas Polda Malut

Klikfakta.id, HALBAR – Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara sejak Senin hingga Rabu (7/1/2025) mengakibatkan belasan desa di tujuh kecamatan Kabupaten Halmahera Barat terendam banjir.

Luapan sungai yang terjadi secara tiba-tiba menyebabkan air merendam permukiman warga hingga setinggi satu meter serta menutup akses jalan utama sepanjang kurang lebih satu kilometer.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istianto Bram W., menjelaskan bahwa kondisi tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga.

Namun, sebagian besar masyarakat memilih bertahan sambil mengamankan diri dan barang-barang berharga.

Menanggapi laporan masyarakat, Polres Halmahera Barat melalui Satuan Samapta bergerak cepat turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Personel langsung diterjunkan ke lokasi guna membantu warga terdampak serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Wahyu Istianto.

Ratusan warga dievakuasi ke kantor desa, rumah warga di dataran lebih tinggi, serta lokasi aman lainnya. Personel kepolisian juga melakukan pemantauan berkelanjutan dan berkoordinasi dengan aparat desa guna mengantisipasi peningkatan debit air.

Banjir tersebut merendam sejumlah desa di Kecamatan Ibu, di antaranya Desa Tongute Ternate, Gamlamo, Gamici, Duono, dan Goin.

Ratusan rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Di Desa Tongute Ternate, puluhan rumah terdampak dan ratusan kepala keluarga terpaksa mengungsi. Secara keseluruhan, ribuan jiwa terdampak akibat bencana ini.

Selain evakuasi, Polres Halmahera Barat juga berkoordinasi dengan BNPB Kabupaten Halbar, TNI, serta instansi terkait untuk penanganan darurat.

Fokus utama petugas gabungan adalah keselamatan warga, khususnya anak-anak, lansia, dan warga yang membutuhkan perawatan medis.

Petugas turut membantu membersihkan material banjir, lumpur, serta puing-puing kayu yang terbawa arus. Warga yang memerlukan layanan kesehatan diantar ke puskesmas terdekat.

Pemerintah Kabupaten Halbar juga menyalurkan bantuan logistik berupa beras serta mendirikan posko bencana dan tenda darurat.

Sebagai bentuk kepedulian, Polres Halmahera Barat menyalurkan ratusan paket sembako berupa beras dan mi instan kepada warga terdampak. Bantuan diserahkan langsung oleh personel kepolisian.

“Ini merupakan wujud empati dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” kata Kabidhumas.

Personel Polri juga melakukan gotong royong bersama warga membersihkan material banjir di Desa Gamlamo dan Kampung Cina, Desa Tongute Ternate.

Pendataan kerusakan dan kerugian terus dilakukan guna mendukung proses pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Polsek Loloda dan jajaran Brimob Polda Maluku Utara turut dikerahkan untuk memantau situasi, memberikan imbauan kewaspadaan, serta membersihkan akses jembatan di Kampung Cina, Kecamatan Ibu Tengah, yang sempat tertutup material banjir.

“Kehadiran Polri tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan saat masyarakat mengalami bencana,” tutup Kombes Pol. Wahyu Istianto.

Hingga saat ini, curah hujan di wilayah Kecamatan Ibu dan sekitarnya masih terpantau tinggi.

Aparat gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi banjir susulan. Masyarakat diimbau tetap waspada, mengutamakan keselamatan, dan menghindari aktivitas berisiko di tengah cuaca ekstrem. (sah/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page