banner 468x60

Rumah Warga Pulau Hiri Rusak Berat Belum Diperbaiki, Bantuan Pemkot Ternate Dinilai Tak Sesuai Janji

Klikfakta.id, TERNATE — Rumah milik Sahil, warga Pulau Hiri, Kelurahan Dorari Isa, pada Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, Maluku Utara yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras disertai angin kencang, hingga kini belum juga diperbaiki.

Berdasarkan data yang dikantongi menunjukkan kondisi bangunan masih sama seperti dengan pasca-bencana, tanpa adanya perbaikan berarti. Padahal, bencana alam tersebut juga terjadi beberapa waktu lalu yang sempat mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sebelumnya, Pemkot Ternate melalui BPBD menyampaikan bahwa perbaikan rumah warga terdampak akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

Pernyataan tersebut juga sejalan dengan amanah yang disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ternate saat peninjauan lokasi. Namun, realisasi bantuan yang diterima dinilai tidak sesuai dengan janji awal.

Hal itu disampaikan Bobi, anak dari Sahil, Selasa (4/1/2025). Ia mengaku kecewa karena bantuan yang diberikan Pemkot tidak mencukupi untuk memperbaiki kerusakan rumah yang tergolong berat.

“Awalnya mereka datang dan menyampaikan bahwa semua kerusakan rumah akan ditanggungjawabkan. Tapi kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang disampaikan di awal,” ujar Bobi.

Menurut Bobi, bantuan yang diberikan Pemkot Ternate melalui BPBD hanya sebesar Rp8 juta. Dana tersebut, kata dia, hanya cukup untuk membeli kayu balok sebanyak dua kubik, sementara kebutuhan material lainnya masih sangat banyak.

“Uang itu hanya bisa dipakai untuk beli kayu balok, sementara kebutuhan lain belum terpenuhi,” jelasnya.

Ia merinci sejumlah material yang hingga kini belum direalisasikan, di antaranya tambahan kayu balok satu kubik, seng sekitar 100 lembar, besi staf sebanyak 30 batang, serta semen 25 sak.

Seluruh material tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk memperbaiki rumah sesuai tingkat kerusakan yang dialami.

“Semua kebutuhan tambahan itu belum direalisasikan sama sekali. Kalau dilihat dari kondisi rumah, jelas bantuan itu tidak cukup,” katanya.

Meski demikian, Bobi mengaku masih berharap adanya bantuan lanjutan dari pihak lain yang sebelumnya sempat meninjau lokasi. Ia juga berharap ke depan tidak ada lagi janji yang disampaikan tanpa kepastian realisasi.

“Saya tetap berterima kasih kepada Pemkot Ternate atas bantuan yang sudah diberikan, meski sedikit. Tapi ke depan, jangan terlalu memberi harapan dan janji. Sampaikan saja sesuai kemampuan,” pungkas Bobi. (sah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page