Klikfakta.id,HALUT– Suasana haru menyelimuti halaman Kantor Bupati Halmahera Utara pada upacara pelepasan jenazah Ir. Hein Namotemo, M.SP., tokoh pembangunan Halmahera Utara yang juga menjabat sebagai Bupati pada periode 2005–2010 dan 2010–2015.
Upacara pelepasan yang berlangsung pada Senin (8/12/2025) pagi itu dihadiri ribuan pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat daerah, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat umum.
Hadir juga dalam upacara penghormatan Deriktur Lembaga Administrasi Negara Dr.Muhamad Taufiq,DEA, Mantan Sekertaris Jendral Aliansi Masyarakat Adat Nasional Abdon Nababan serta sejumlah pejabat Daerah yakni Wakil Bupati Halut Kasman H.Ahmad, Ketua DPRD Halut, Cristina Lesnusa Mantan Bupati Frans Maneri, Anggota DPRD dan Para Kepala Dinas.
Almarhum yang dikenal sebagai sosok visioner dan menjadi motor pembangunan di Halmahera Utara itu disemayamkan terakhir kali dengan prosesi kenegaraan tingkat kabupaten.
Upacara penghormatan terakhir dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua.
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan duka mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik daerah.
“Beliau adalah figur pemimpin yang bekerja dengan hati. Banyak fondasi pembangunan daerah yang kita nikmati hari ini dimulai dari kepemimpinan beliau. Kepergiannya adalah kehilangan besar bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Halmahera Utara,” ujarnya.
Menurutnya Hein Namotemo layak dijuluki sebagai seorang guru. Selama dua periode kepemimpinannya, almarhum dikenal fokus memperkuat infrastruktur dasar, pembangunan jalan antar-kecamatan, pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan. Beberapa program strategis yang dirintisnya disebut masih menjadi pijakan pembangunan hingga kini.
Prosesi pelepasan dilakukan dengan penuh khidmat, diiringi doa lintas agama dan penghormatan terakhir dari para ASN serta unsur TNI-Polri.
Masyarakat yang hadir tampak memenuhi halaman kantor bupati hingga ke ruas jalan utama. Banyak di antaranya menyebut almarhum sebagai pemimpin sederhana yang dekat dengan rakyat.
Jenazah kemudian diberangkatkan menuju Kantor Sinode GMIH WKO, Pelepasan oleh Aliansi Masyarakat Adat di Rumah Adat Hibualamo, dilanjutkan di Gereja Sentrum Lembah Kemuliaan dan dilanjutkan dengan ibada persemayaman di rumah kediaman jalan Ir Hein Namotemo (Vak 1) Desa MKC Tobelo.
Sementara berita di turunkan prosesi pemakaman almarhum Hein Namotemo sementara berlangsung. (red)













