Klikfakta.id, SOFIFI – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dijadwalkan akan berkoordinasi dengan Polda Maluku Utara.
Koordinasi tersebut menindaklanjuti pengaduan dugaan hubungan mesra Ketua komisi II DPRD Malut Agriati Yulin Mus dengan eks Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin.
Dugaan perselingkuhan tersebut sebelumnya dilaporkan ke BK DPRD Malut oleh istri Kompol Sirajuddin inisial RAA alias Rini.
” Dalam waktu dekat perwakilan petugas etik internal akan mendatangi Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid-Propam) Polda Malut, ” terang Ketua BK DPRD Malut, Ali Sangaji, Ahad 11 Mei 2025.
Kedatangan BK DPRD ke Polda Malut, untuk menanyakan progres dan sudah sejauh mana perkembangan penyelidikan kasus yang dilaporkan oleh istri eks Wakapolres Pulau Taliabu inisial RAA alias Rini atas keterlibatan Agriati Yulin Mus.
BK DPRD sendiri juga masih membutuhkan beberapa keterangan saksi untuk memperjelas maksud hubungan keduanya yang sempat viral di media sosial tersebut.
“Kami akan ke Bidang Propam Polda Malut menanyakan langsung progres dan sejauh mana keterlibatan Ibu Yulin soal kasus yang dilaporkan,” ujarnya.
Menurutnya di BK sendiri proses tetap berjalan dan menunggu sedikit keterangan lagi dari beberapa saksi, pihaknya pun mengaku sudah memeriksa yang bersangkutan.
Ali menjelaskan, pihaknya menyambangi Polda agar memperdalam laporan, karena BK berkomitmen membuka kasus ini secara transparan dengan berpedoman pada aturan yang berlaku, jika terbukti melanggar kode etik maka sanksi pun dijatuhkan terhadap pelanggar.
Ali juga menegaskan bahwa tugas BK untuk menjaga martabat dan kehormatan lembaga sehingga siapapun yang melanggar sumpah dan kode etik akan ditindak tegas.
“Meski dalam pemeriksaan awal Ibu Yulin mengaku hanya candaan dan terjadi sebelum menjabat sebagai DPRD tetapi kami peringatkan menjaga lisan di depan publik,” tegasnya.
Untuk diketahui, dugaan hubungan asmara antara oknum anggota DPRD Malut Yulin Mus dan eks Wakapolres Taliabu Kompol Sirajuddin melalui rekaman percakapan yang di postingan oleh akun media sosial putri tunggal Wakapolres Pulau Taliabu Dhiny seperti Rekaman suara percakapan keduanya yang berdurasi 0,56 detik melalui via telpon sululer.
“Aku mandi. Ini baru pulang jadi aku mau mandi,” kata perempuan di dalam rekaman suara yang diduga adalah Yulin Mus tersebut. “Astaga, sudah jam berapa ini. Sudah mau sore ini,” balas oknum polisi.
“Ini di mana? di kamar atau di teras belakang?” lanjut si polisi. “Di kamar mandi, sudah buka baju, angkat telepon tidak pakai baju,” balas Yulin
“Uuuhii, siang-siang begini baru bikin begitu selesai,” ujar polisi. “Mau ka.. Udah ya, orang nggak pakai baju,” balasnya. “Iya ka..”
Sementara rekaman suara dengan durasi 1,15 menit
“Kan pulang kantor,” kata Yulin, “Saya harus hadir, nanti disalahin Kapolres,”
“Pulang kantor,” ucap Yulin “Iya, Kapolres nggak ada. Hari Sabtu itu masih masuk kantor.”
“Biar malam Minggu bisa sama aku di sini,” bujuk Yulin. “Iya, pulang kantor.”
“Nanti lihat sikonnya ya. Jangan sampai ada kegiatan-kegiatan kampanye. Itu yang dikhawatirkan jangan sampai begitu sudah kita jalan ternyata ada kegiatan kampanye yang memerlukan saya harus hadir,” jelas oknum polisi.
“Berarti bajunya nggak jadi dikirim ya? tambahnya. “Iya, nanti abang ke sini nanti sekalian bawain,” balas Yulin.
Sementara Video yang berdurasi kurang lebih 0.35 Detik
Dalam video memperlihatkan suasana malam hari di kebun durian milik warga. Ada sejumlah orang yang duduk di rumah kebun itu. “Malam ini aku lagi makan durian. Malam-malam berburu akhirnya dapat juga,” kata Yulin Mus.
‘Nikmati’ Jalan Becek, Pemda Diminta Menilik.
Yulin Mus mamakai baju lengan panjang dibalut jilbab berwarna kuning sedang memvideokan aktivitas mereka. Berada tak jauh nampak terparkir satu mobil berwarna hitam dengan tulisan polisi di bodi sampingnya.
Ada juga seorang lelaki berkulit sawo menggunakan baju lengan pendek hitam dan celana jeans panjang sedang menyantap durian dalam posisi berdiri di depannya. “Sukses ya bang,” lanjut Yulin.
Sementara itu, tangkapan layar di link goodkind didalam postingan terpampang nama profil Agriati Yulin Mus, S.Ked. Kemudian ada tulisan ‘peningkatan program pembangunan yang keberpihakan pada perempuan‘. Situs ini berisi profil para calon pada kontestasi Pilkada maupun Pemilu.
Hasil screenshot akun TikTok Yulin Mus dengan mamakai nama Yulin Nisa. Yulin yang sedang malakukan live tersebut dikomentari satu netizen bernama @Dinyaprilianii.
“Takut banget sekarang ada dewan yang ngerebut bapak saya,” katanya. redaksi: ditulis sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Bahkan anak Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin, bernama Diny Apriliani Eka Putri mengirimkan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia buntut dugaan perselingkuhan ayahnya dengan Agriati Yulin Mus.
Kompol Sirajuddin sendiri telah dicopot dari jabatan Wakapolres Pulau Taliabu. ia juga dikenakan hukumanhukuman dipatsus selama 14 hari. ***
Editor : Redaksi
Pewarta : Saha Buamona















