Klikfakta. id, TERNATE– Dugaan kasus perselingkuhan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari fraksi Partai Golkar Agriati Yulin Mus bukan kali pertama.
Pasalnya dugaan kasus tersebut sebelumnya pada 2017 silam dirinya juga dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal l Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara
Yulin dilaporkan atas dugaan kasus ‘hubungan gelap’ dengan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Pulau Taliabu, Halik Pora.
Yulin sempat dipolisikan oleh istri Halik yang berinisial NRP alias Nani karena diduga kawin tanpa izin (KTI) dan perzinaan, dengan hubungan tak sah itu dilakukan keduanya sejak 2016,hingga memiliki seorang anak.
Kasus tersebut juga sempat ke tahap II dari Polda ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.
Selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarnate disertai dengan penyerahan barang bukti dan tersangka.
Mereka dikenakan Pasal 284 KUHP tentang perzinaan dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara. Namun tidak ditahan, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) berdalih hanya melanggar undang-undang perzinaan.
Hal serupa juga terungkap saat ini seperti viralnya rekaman percakapan yang selayaknya pasangan suami istri antara oknum DPRD Malut Yulin Mus dan Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin.
Percakapan yang selayaknya suami istri itu diviralkan langsung oleh putri tunggal oknum perwira menengah setelah mengunggah sejumlah bukti di media sosial.
“Selama ini saya sebagai anak hanya bisa diam dan baru berani speak up terkait kasus perselingkuhan bapak saya dan anggota DPRD yang bernama Agriati Yulin Mus atau yang sering disebut Yulin Mus,” kata @Diny Apriliani melalui akun pribadinya.
Berikut rekaman suara percakapan keduanya berdurasi 0,56 deti melalui via telpon sululer yang diviralkan melalui akun @Diny.
“Aku mandi. Ini baru pulang jadi aku mau mandi,” kata perempuan di dalam rekaman suara yang diduga adalah Yulin Mus tersebut. “Astaga, sudah jam berapa ini. Sudah mau sore ini,” balas oknum polisi.
“Ini di mana? di kamar atau di teras belakang?” lanjut si polisi. “Di kamar mandi, sudah buka baju, angkat telepon tidak pakai baju,” balas Yulin
“Uuuhii, siang-siang begini baru bikin begitu selesai,” ujar polisi. “Mau ka.. Udah ya, orang nggak pakai baju,” balasnya. “Iya ka..”
Sementara rekaman suara dengan durasi 1,15 menit
“Kan pulang kantor,” kata Yulin, “Saya harus hadir, nanti disalahin Kapolres,”
“Pulang kantor,” ucap Yulin “Iya, Kapolres nggak ada. Hari Sabtu itu masih masuk kantor.”
“Biar malam Minggu bisa sama aku di sini,” bujuk Yulin. “Iya, pulang kantor.”
“Nanti lihat sikonnya ya. Jangan sampai ada kegiatan-kegiatan kampanye. Itu yang dikhawatirkan jangan sampai begitu sudah kita jalan ternyata ada kegiatan kampanye yang memerlukan saya harus hadir,” jelas oknum polisi.
“Berarti bajunya nggak jadi dikirim ya? tambahnya. “Iya, nanti abang ke sini nanti sekalian bawain,” balas Yulin.
Sementara Video yang berdurasi kurang lebih 0.35 Detik
Dalam video memperlihatkan suasana malam hari di kebun durian milik warga. Ada sejumlah orang yang duduk di rumah kebun itu. “Malam ini aku lagi makan durian. Malam-malam berburu akhirnya dapat juga,” kata Yulin Mus.
‘Nikmati’ Jalan Becek, Pemda Diminta Menilik Yulin Mus mamakai baju lengan panjang dibalut jilbab berwarna kuning sedang memvideokan aktivitas mereka. Berada tak jauh nampak terparkir satu mobil berwarna hitam dengan tulisan polisi di bodi sampingnya.
Ada juga seorang lelaki berkulit sawo menggunakan baju lengan pendek hitam dan celana jeans panjang sedang menyantap durian dalam posisi berdiri di depannya. “Sukses ya bang,” lanjut Yulin.
Sementara itu, tangkapan layar di link goodkind didalam postingan terpampang nama profil Agriati Yulin Mus, S.Ked. Kemudian ada tulisan ‘peningkatan program pembangunan yang keberpihakan pada perempuan‘. Situs ini berisi profil para calon pada kontestasi Pilkada maupun Pemilu.
Hasil screenshot akun TikTok Yulin Mus dengan mamakai nama Yulin Nisa. Yulin yang sedang malakukan live tersebut dikomentari satu netizen bernama @Dinyaprilianii.
“Takut banget sekarang ada dewan yang ngerebut bapak saya,” katanya. redaksi: ditulis sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Selain itu anak Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin, bernama Diny Apriliani Eka Putri mengirimkan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia buntut dugaan perselingkuhan ayahnya dengan Agriati Yulin Mus.
Rekaman percakapan itu turut dibenarkan oleh Yulin Mus melalui kuasa hukumnya Nurul Mulyani dengan mengatakan memang benar adanya rekaman antara Wakapolres dan Agriati Yulin Mus yang disebarkan oleh Dini.
Akan tetapi dia menyebut rekaman tersebut sudah berlangsung lama atau satu setahun lalu.
“Percakapan klien kami dan wakapolres itu sudah satu tahun lalu, dan percakapan keduanya itu hanya pertemanan dan tidak menjurus ke perselingkuhan, karena itu hanya nyandaan, kalau dituduh perselingkuhan tidak ada sama sekali,” pungkasnya. *** Editor : Redaksi Pewarta : Saha Buamona