banner 468x60 banner 468x60

Rp40 Miliar untuk Program Makan Bergizi Gratis Bagi Pelajar di Halteng, Daud: Dalam Kota Weda Terlebih Dahulu

Klikfakta. id, HALTENG– Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memastikan saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp40 miliar, untuk  program makan bergizi gratis untuk para pelajar.

Sebagai bentuk persiapan, juga telah digelar rapat pada Rabu(8/1/2025) kemarin, yang berlangsung di ruang rapat kantor bupati halteng yang di hadiri Pj Bupati Halteng, Wakapolres, Dandim, Sekda, pimpinan OPD aerta semua perangkat daerah yang terlibat dalam perencanaan program makan  bergizi gratis.

Sekretaris Dinas Pendidikan Halteng, Daud Arif yang dikonfirmasi Klikfakta. id, di ruang kerjanya, Senin (13/1/2025) menyampaikan, program makan bergizi gratis ini, dengan sasaran penerimaan pada sekolah mulai dari TK,SD,SMP, dan SMA.

” Anggaran yang sudah disiapkan oleh Pemkab Halteng sebesar Rp40 miliar, nantinya melalui pihak ketiga, tinggal menunggu job desk mekanisme nya seperti apa kedepannya, ” terangnya.

Daud mengaku, untuk pelaksanaan program tersebut akan diselenggarakan dalam kota Weda terlebih dahulu, nanti akan berangsur- angsur ke kecamatan dan desa-desa terpencil yang ada di halteng.

Daud juga memastikan pelaksanaan program tersebut untuk anggarannya berada di Badan Gizi Nasional.

Dimana, terkait dengan menunya, masih sama seperti lauk pada umumnya.

Pemkab melalui Dinas Pendidikan lanjut Daud, mengucapkan rasa syukur terhadap adanya program dari Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Ini memgingat program ini, tentunya guna menambah asupan pada gizi terbaik untuk setiap anak dan sangat membantu untuk orang tua yang mempunyai kesibukan di siang hari.

Selain itu juga makan gizi gratis ini di jalankan di siang hari pada jam makan, beda lagi untuk anak di tingkat TK mungkin ada sedikit pagi di bandingkan yang SD sampai dengan SMA. ***

Editor   : Armand

Penulis : Ira Wati Rumakamar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page