banner 468x60 banner 468x60

Karyawan Tambang PT IWIP Asal Desa Waiboga Sula Patungan Sumbang Satu Ekor Sapi Kurban

Klikfakta. id, KEPSUL– Pemuda Desa Waiboga, Kecamatan Sulawesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, yang saat ini tengah bekerja di perusahan pertambangan di Kabupaten Halmahera Tengah, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) sumbang satu ekor sapi kurban yang diserahkan ke Mushollah Nurul Yakin yang terletak di Dusun II desa Waiboga.

Para pemuda asal desa Waiboga yang bekerja disektor pertambangan nikel ini diketahui tergabung dalam Persatuan Gablas Rescinda( Persigar) Basanohi

Sumbangan satu ekor sapi dari hasil patungan  dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha 2025.

Safi Umasugi, selaku pengurus Mushollah Nurul Yakin, desa Waiboga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemuda ada di perantauan yang masih berkeinginan memberikan sedekah berupa hewan kurban.

Hal ini tentunya menjadi cermin untuk kalangan yang lain untuk bersedekah.

“Saya ingin sampaikan bahwa adik – adik kami atau saudara yang bekerja di perusahan PT. IWIP bukan pertama kali memberikan hal semacam ini. Namun sudah berulang-ulang kali merenofasi mushola, perbaiki alat musik, dan pasang kipas angin di dalam mushollah. sebagai Pemuda ini adalah hal baik patuh untuk ditiru dan agar jadi contoh bagi generasi berikutnya, ” ucapnya, Rabu(28/5/2025).

Mushollah Nurul Yakin yang direnofasi  Persatuan  Persigar  Basanohi 

” Semoga kedepan bukan hanya sauadara- saudara kita yang bekerja sebagai buruh yang memberikan semacam ini, kami sangat mengharapkan ada perpanjangan tangan dari Pemda Sula dalam memperhatikan Mushola ini. Saya mewakali pengurus Mushola Nurul Yakin dusun II Desa Waiboga mengucapkan terima kasih kepada teman- teman, kakak yang sudah berniat baik dalam melihat tempat ibadah semoga sehat selalu di perantauan, ” imbuhnya.

Sementara Ketua Persatuan Gablas Rescinda (Persigar) Basanohi IWIP, Isman Usia menyampaikan, awal tahun 2023 ada berapa senior telah membentuk kelompok ini, dan kemudian mengusulkan beberapa program seperti kurban, renofasi muhsola, taman baca serta penerangan bibir pantai.

Dimana dalam program tersebut yang belum terrealisasi hanya penerangan bibir pantai.

” Alhamdulillah yang lain sudah terealisasi,ini bentuk kepedulian kami terhadap kampung kami sebagai generasi teruntuk kompleks Aubiltina hingga Lubis. Ini sudah menjadi program kami sebab ada beberapa kegiatan sudah terealisasi seperti,beli lampu untuk mushola kemudian cat hingga alat musik dan renofasi, ” paparnya.

Bagi dirinya dan rekan- rekan yang lain, merupakan awalan bentuk kepedulian. Dimana jika dihitung secara keseluruhan anak kampung yang sementara bekerja dilihat IWIP mungkin lebih dari 30 orang.

Program renovasi musholah ini lanjut Isman, menjadi program prioritas mengingat sering dikeluhkan oleh para jamaah yang merasa gerah.

“Semoga perpanjangan tangan kami ini dapat membantu dan bermanfaat buat saudara yang ada di Dusun II Desa Waiboga. Saya mewakili teman- teman saudara yang berkerja di PT IWIP meminta maaf jika belum membantu secara keseluruhan, namun program ini akan terus berjalan jika masih di beri kesehatan umur panjang, ” pungkasnya. (ugen/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page