Klikfakta.id, TERNATE — Penggunaan jasa angkutan kapal Ferry di pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP), Bastiong, Ternate, Maluku Utara sejak Sabtu, (14/3/2026) membludak.
General Manager PT ASDP Cabang Ternate, Mushar Usman menjelaskan, pelayanan di pelabuhan ASDP Bastiong Ternate membludak dari pagi hari, sehingga terjadi penumpukan penumpang tujuan Bastiong -Sofifi.
Menurutnya pengguna jasa Bastiong-Sofifi baik penumpang maupun kendaraan sudah sangat terurai sejak pagi hari saat ini.
“Sejak Sabtu kemarin traek yang sangat dipadati itu KMP Gurango rute Moti-Makian,” ujar Mushar, Senin (16/3/2026).
Mushar menjelaskan, rute Moti-Makian untuk sementara ini diisi oleh KMP Gurango agar bisa mengurai penumpukan penumpang, karena rute Moti-Makian itu rutenya KMP Lompa.
“Ini hanya mengisi sementara untuk mengurai penumpukan penumpang karena sebenarnya lintas Bastiong, Moti, Makian, Kayoa dan Bacan itu dilayani KMP Lompo,” jelasnya.
Ia mengatakan langkah ini diambil setelah berkonsulasti dengan pihak terkait, di antaranya Dishub Provinsi Maluku Utara dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Maluku utara.
“Langkah ini kami ambil sejak Sabtu kemarin, dan kondisi seperti ini, kami didukung dari Dinas Perhubungan, sehingga harus ada penambahan untuk mengisi Rute Makian-Moti,” jelasnya.
Menurut Mushar mudik Moti, Makian, Kayoa dan Babang puncaknya terjadi Senin, 16 Maret dan Rabu dimungkinkan penumpang sudah sedikit melandai, karena itu masyarakat sudah lebih berkonsentrasi mudik dari awal.
ASDP sendiri terdapat 25 lintasan dengan armada kapal 13 ASDP. Lima dari swasta ditotalkan pelayanan sebanyak 18 kapal.
ASDP memprediksi bahwa semua titik pelayanan penyeberangan di Maluku Utara terjadi puncak mudik 17, 18 dan 19 Maret, karena disitu puncak Hari Raya Idul Fitri.
“Sementara untuk arus balik, diprediksi di 22, dan 24 Maret. Dan, besok Selasa 17 Maret kami merencanakan uji coba pola oprasional khusus Bastiong-Sofifi 24 jam,” pungkasnya. (sah/red)














