Klikfakta.id, TERNATE – Kasi Intel Korem 152/Baabullah, Kolonel Inf Hendrasari Nurhono, ajak kepada Mahasiswa serta sejumlah Organisasi kepemudaan untuk lebih memperkuat wawasan kebangsaan dan tangkal Hoaks.
Hal itu disampaikan dalam suasana hangat dan penuh keakraban dengan komunikasi sosial yang bertajuk Ngobrol Santai Penuh Makna oleh Korem 152/Baabullah di Cafe Moonlight, Kota Ternate, Minggu (14/6/2026)
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasi Intel Korem 152/Baabullah, Kolonel Inf Hendrasari Nurhono, dihadiri Ketua LMND Alan Ilyas, Ketua Cabang IMM Anan, Ketua BEM STAIN Ibnu, dan Ketua KAMMI Ardianto Ali Mani, perwakilan HMI serta sejumlah organisasi mahasiswa lainnya.
Dalam suasana diskusi itu yang menjadi topik dengan berbagai isu kebangsaan, dinamika sosial kemasyarakatan, serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kolonel Inf Hendrasari Nurhono, mengatakan bahwa mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki posisi yang strategis, karena sebagai agen perubahan (agent of change) sekaligus motor penggerak reformasi yang memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
“Mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memiliki daya kritis tinggi. Oleh karena itu, dalam menyikapi setiap isu yang berkembang di tengah masyarakat harus dilakukan secara bijak, objektif, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kasi Intel Korem juga menekankan pentingnya meningkatkan literasi digital ditengah derasnya arus informasi melalui media sosial.
Menurut Hendrasari sebagai generasi muda tidak boleh cepat terprovokasi oleh informasi yang belum tentu jelas kebenarannya atau berita hoaks yang sengaja disebarkan untuk memecah belah persatuan bangsa.
“Jangan mudah terpancing dengan informasi yang belum tentu benar. Lakukan verifikasi, cek sumber informasi, dan pahami dulu substansi permasalahan sebelum mengambil sikap,” tegasnya.
“Karena hoaks dan provokasi itu merupakan ancaman nyata yang dapat mengganggu stabilitas sosial apabila tidak disikapi dengan bijak,” tambahnya.
Selain membahas wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang konstruktif antara TNI dan mahasiswa serta organisasi kemasyarakatan di Kota Ternate.
Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan ruang dialog yang terbuka, sehingga berbagai pandangan dan aspirasi dapat disampaikan secara langsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan generasi muda dalam menjaga kondusivitas wilayah, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
“Mari kita bersama-sama menangkal berbagai bentuk provokasi dan penyebaran informasi hoaks yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” harapannya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus menjaga semangat kebangsaan, persaudaraan, serta persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.(sah/red)













