Klikfakta.id, HALTENG– Janji pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Halmahera Tengah, oleh PT. Smart Marsindo di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara tak kunjung direalisasikan.
Ironisnya PT Smart Marsindo dikabarkan saat ini sedang bersiap beroperasi di wilayah Kabupaten Halmahera Timur.
Diketahui rencana pembangunan SMA Negeri 3 di Pulau Gebe sempat dibahas dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan DPRD Maluku Utara, Pemkab Halteng, dan PT Smart Marsindo pada 14 Agustus 2025 lalu.
Bahkan Pemda Halmahera Tengah juga telah menyiapkan lahan seluas dua hektare saat itu, sementara peletakan batu pertama juga telah dilakukan, pada 9 Oktober 2025 lalu.
Koordinator Gerakan Anak Muda Peduli Gebe (GAMPI), Ibnu Mulkam, mengatakan dengan tegas bahwa masyarakat Pulau Gebe berharap PT Smart Marsindo dapat kembali beroperasi sehingga kontribusi perusahaan semakin besar.
“Kami masyarakat Gebe berharap PT Smart Marsindo beroperasi kembali sehingga lebih banyak lagi kontribusinya ke kami masyarakat Gebe,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Meski demikian, masyarakat juga berharap perusahaan memberikan kepastian terkait komitmen pembangunan SMA Negeri 3 yang sebelumnya telah disampaikan.
“Sebab, kebutuhan masyarakat bukan hanya bantuan sosial, tetapi juga pembangunan jangka panjang, terutama di sektor pendidikan,” ungkapnya.
Masyarakat Pulau Gebe berharap pemerintah daerah maupun perusahaan agar menjelaskan status pembangunan SMA Negeri 3 tersebut. Apakah rencana masih dilanjutkan atau telah mengalami perubahan.
Sebab, menurutnya lahan sudah disiapkan dan peletakan batu pertama juga sebelumnya telah dilakukan.
“Kami harap komitmen investasi tidak berhenti pada janji, tetapi diwujudkan melalui program yang benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.
Direktur PT Smart Marsindo, Jilly R. Lumankun, sebelumnya menyatakan bahwa perusahaan siap menindaklanjuti keputusan yang telah disepakati bersama pemerintah.
“Perusahaan akan melaksanakan semua yang sudah diputuskan dalam rapat bersama pemprov dan pemda Halmahera Tengah,” ujarnya saat itu.
Namun hingga Juli 2026, pembangunan SMA tersebut belum terlihat direalisasikan.
Kondisi ini menjadi pertanyaan masyarakat, terlebih aktivitas PT Smart Marsindo di Pulau Gebe disebut belum kembali berjalan.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima Klikfakta.id adanya dugaan kedekatan atau hubungan tertentu PT Smart Marsindo dan sejumlah oknum anggota DPRD Halmahera Tengah.
Di sisi lain, perusahaan tersebut dikabarkan bersiap kembali menjalankan aktivitas usaha disalah satu wilayah di Kabupaten Halmahera Timur.
Jika informasi itu benar, masyarakat tentu berharap kehadiran investasi tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.(sah/red)













