Catat! Tujuh Pelanggar Ini Jadi Sasaran Operasi Patuh Kie Raha Polres TernateĀ 

Saha Buamona Klikfakta.id
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto didampingi Kasat Lantas IPTU Naomi Olinna Harahap (Foto Saha Buamona/Klikfakta.id)

Klikfakta.id, TERNATE — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ternate, Maluku Utara sasar, tujuh sasaran selama 14 hari dalam Operasi Patuh Kie Raha yang secara resmi digelar, pada Senin (26/10/2026).Ā 

Dalam operasi yang dimulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 Satlantas Polres Ternate akan menyasar tujuh pelanggaran lalu lintas, karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Tujuh pelanggaran yang sasaran Satlantas dan akan ditindak tersebut pelanggar yang dilihat secara kasat mata diantaranya helm, berlawan arah, goncengan, dan spion.Ā 

Hal itu disampaikan Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto yang didampingi Kasat Lantas IPTU Naomi Olinna Harahap ketika diwawancarai usai Apel gabungan bersama Forkopimda Kota Ternate.Ā 

Kapolres mengingatkan kepada pengendara sepeda motor untuk selalu menggunakan helm, melengkapi dokumen kendaraan, dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

AKBP Anita juga meminta kepada masyarakat agar tidak hanya tertib ketika adanya petugas melakukan pemeriksaan, tapi harus menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.

Untuk itu, Ia mengajak kepada masyarakat menjadikan Operasi Patuh Kie Raha sebagai momentum memperbaiki perilaku berkendara serta menciptakan kondisi lalu lintas aman dan nyaman.

ā€œMari kita secara bersama-sama memperbaiki diri dan menjaga lingkungan agar tetap aman, terhindar dari kecelakaan lalu lintas, serta wajib tertib berlalu lintas,ā€ ujarnya.Ā 

Dalam pelaksanaan operasi selama 14 hari itu, kata Kapolres, Satlantas Polres Ternate juga mengedepankan pendekatan humanis melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.

Anita juga menegaskan bahwa masyarakat adanya mitra kepolisian, bukan pihak yang harus diposisikan sebagai lawan dalam penegakan aturan lalu lintas.

Menurutnya, keterlibatan dan juga kesadaran masyarakat menjadi bagian terpenting dalam mewujudkan ketertiban berlalu lintas.Ā 

Dengan disiplin, lanjut Anita para pengendara diharapkan dapat merasakan keamanan dan kenyamanan saat beraktivitas di jalan raya.

ā€œHarus humanis, karena masyarakat adalah mitra kami. Masyarakat bukan musuh polisi, tetapi mitra polisi. Makanya, taglinenya Polisi Bersama Masyarakat,ā€ tegasnya.

Ia menambahkan, selama operasi, personel lalu lintas akan melaksanakan penertiban sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas.

AKBP Anita Ratna Yulianto mengimbau kepada masyarakat Kota Ternate lebih disiplin dalam mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas selama maupun setelah operasi.

ā€œSaya mengimbau masyarakat kami di Kota Ternate yang semua hebat, agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan peraturan lalu lintas. Kalau kewajibann pakai helm, ya pakai,” pungkasnya.Ā 

Sementara Kasat Lantas Polres Ternate, IPTU Naomi Olinna Harahap, menyatakan selama dalam operasi tersebut, polisi menyasar tujuh sasaran.Ā 

Tujuh sasaran adalah pengendara yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu, melawan arus, menerobos lampu merah, di bawah pengaruh alkohol, berkendara secara ugal-ugalan atau melebihi batas kecepatan, serta merokok saat berkendara.

Selain itu, petugas juga melakukan penindakan terhadap kendaraan yang mengangkut muatan berlebihan atau overload apabila ditemukan selama pelaksanaan operasi.

Naomi menjelaskan, kendaraan yang muatan berlebihan juga akan berisiko membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama apabila muatan tidak seimbang hingga melebar ke sisi kanan dan kiri kendaraan.

ā€œUntuk overload dilakukan penindakan kalau terlihat selama operasi karena memang itu bahaya. Tiba-tiba mengangkut muatan miring ke kanan dan kiri, sementara ada kendaraan dan orang lewat, itu bahayanya,” ungkapnya.Ā 

Melalui Operasi Patuh Kie Raha 2026, Satlantas Polres Ternate berharap kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas meningkat sehingga menekan angka kecelakaan dan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di Kota Ternate.. ( sah/red)Ā 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *