Amanah Bukan Gagah, Kapolri Suyudi: Pangkat dan Kekayaan Jangan Bikin Sombong

Saha Buamona Klikfakta.id
Kapolri saat bertindak sebagai khatib Salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta, Jumat (9/10/2026) foto : istimewa

Klikfakta.id, JAKARTA– Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan, pangkat, kedudukan, dan kekayaan merupakan amanah dari Allah SWT yang wajib dipertanggungjawabkan. 

Karena itu, ia ingatkan seluruh personel dan pejabat publik untuk selalu jaga diri, kerendahan hati serta jauhi sifat sombong. 

Pesan moral tersebut disampaikan Kapolri saat bertindak sebagai khatib Salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta, Jumat (9/10/2026) . 

Baca Juga :

Dilantik Jadi Kapolri, Suyudi: Polri Akan Lebih Dekat dan Bersama Masyarakat

Dalam khotbah tersebut Suyudi tekankan bahwa tingginya kekuasaan tidak boleh membuat seseorang merasa lebih hebat atau sepelekan orang lain. 

“Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain,” ujar Kapolri di hadapan para jamaah, dilansir dari majelistabligh.id.

Menurutnya jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. 

“Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana,” pungkasnya. 

Menurut Suyudi semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moralnya untuk bersikap bijaksana, peduli, dan berikan teladan yang baik. 

Baca Juga :

Tagline Diuji, LBH Ansor Malut: Kalau Warga Lapor Masih Dipersulit, Buat Apa Slogan?

Nilai keimanan, tegas Suyudi, tidak hanya diukur dari ibadah ritual, melainkan harus tercermin dalam perilaku yang nyata sehari-hari, termasuk kejujuran, keikhlasan, dan kepedulian di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat. 

“Selain jadi sarana pembinaan rohani, ibadah Salat Jumat berjamaah juga jadi momentum untuk pererat tali silaturahmi serta perkuat kebersamaan di lingkungan Mabes Polri,” tuturnya. 

Kapolri ingatkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar soal kewenangan, melainkan amanah yang harus dihadirkan berikan manfaat nyata bagi masyarakat. ***

Sumber : majelistabligh.id 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *