Klikfakta.id, TERNATE — Seorang perempuan berinisial AD (20), warga Kota Ternate, Maluku Utara, melaporkan kekasihnya, Aril, ke Polsek Ternate Selatan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan.
Penganiayaan tersebut diduga terjadi setelah keduanya menghadiri pesta ronggeng di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, pada Minggu (6/9/2026) malam.
Laporan AD tercatat dalam Surat Tanda Penerima Laporan Pengaduan (STPLP) Nomor: STPLP/136/IX/2026/SPKT/Polsek Ternate Selatan tertanggal Senin (7/9/2026).
AD kepada awak media menuturkan, kejadian bermula ketika pesta ronggeng yang mereka hadiri dihentikan oleh tuan rumah karena waktu telah larut malam.
Menurut AD, kekasihnya yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol tidak terima dengan dihentikannya hiburan tersebut. Aril kemudian disebut membuat keributan di lokasi pesta.
AD mengaku telah berusaha menenangkan dan menegur kekasihnya agar tidak membuat kegaduhan. Namun, teguran tersebut justru memicu cekcok hingga Aril diduga menampar dirinya.
“Dia mabuk malam itu dan membuat resah karena tidak terima pesta ditutup. Saya juga mencoba melerai, tetapi dia menampar saya,” ujar AD usai membuat laporan di Polsek Ternate Selatan, Senin (7/9/2026).
Tak cukup sampai disitu, kekerasan tersebut berlanjut pada Senin dini hari ketika mereka berada disebuah kos di Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan.
Di tempat tersebut, Aril diduga kuat kembali melakukan kekerasan dengan memukul kepala AD sebanyak lima kali. Setelah itu, Aril disebut meninggalkan lokasi sambil membawa koper berisi pakaian milik korban.
“Saat berada di kos, dia memukul kepala saya sebanyak lima kali. Setelah itu, dia langsung pergi membawa koper pakaian saya,” ungkapnya.
AD menegaskan, sebelum kejadian tersebut, hubungan mereka tidak sedang mengalami persoalan. Ia menduga tindakan kekerasan itu terjadi karena emosi kekasihnya tidak terkendali setelah mengonsumsi minuman beralkohol.
Terpisah, Kapolsek Ternate Selatan IPTU Irwan Ahdi membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia mengatakan, polisi telah mengamankan Aril untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga telah meminta keterangan dari korban.
“Korban juga sudah kami mintai keterangan. Sementara pelaku kami telah amankan. Dia dalam kondisi mabuk saat diamankan. Kalau mabuknya hilang, baru kita mintai keterangan,” pungkas Irwan.(sah/red)Â


















