Pengunjung THM Positif THC Saat Razia Gabungan BNN-Polri-TNI

Saha Buamona Klikfakta.id
Razia di Tempat Hiburan Malam( THM) yang digelar Tm Gabungan ( foto : Humas)

Klikfakta.id, TERNATE– Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara dan Polda Malut menggelar razia di beberapa tempat hiburan malam yang rawan narkoba di Kota Ternate. 

Razia yang dilakukan secara serentak melibatkan tim BNNP Malut dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Malut, Korem 152 Baabullah Ternate, Satresnarkoba Polres Ternate. 

Selain di Kota Ternate razia gabungan juga dilakukan di sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten dan Kota di Maluku Utara. Diantaranya Halmahera Utara, Tidore Kepulauan dan Pulau Morotai. 

Untuk di wilayah Kota Ternate tim gabungan menyisir semua Tempat Hiburan Malam yang digelar, Sabtu (17/10/2026), dipimpin Kabid Pemberantasan, Kombes Pol Taryono Raharja. 

Kepala BNNP Maluku Utara Brigjen Pol Mirzal Alwi mengatakan, razia yang dilakukan untuk menekan terjadinya peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya di dalam tempat hiburan malam. 

Mirzal mengaku, razia secara serentak di Kota Ternate dan beberapa Kabupaten Kota untuk menyasar lokasi yang berdasarkan informasi diduga menjadi tempat penyalahgunaan atau peredaran narkotika. 

Untuk itu tim gabungan langsung melakukan pemeriksaan sebanyak 15 lokasi, sekaligus mengambil sampel urine pengunjung untuk mendeteksi kemungkinan adanya dugaan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang. 

“Dari 15 tempat hiburan malam itu di Kota Ternate 5 lokasi, Tidore 4 lokasi, Halut 4 lokasi dan Morotai 2 lokasi,” ujar Brigjen Pol Mirzal, Minggu (18/10/2026). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan tes urine dari 15 lokasi tempat hiburan malam, lanjut Jenderal satu bintang BNNP Maluku Utara itu, tim gabungan menemukan satu pengunjung positif narkotika jenis ganja atau THC usai dilakukan tes urine personel BNNP Tikep. 

“Selanjutnya BNNP Maluku Utara melakukan asesmen kepada yang bersangkutan di BNNP Maluku Utara,” ucapnya. 

Ia juga memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan dilaksanakan secara profesional, terukur, dan humanis dengan memperhatikan prosedur hukum, kewenangan petugas, serta hak dan privasi masyarakat. 

Bahkan dia juga menjelaskan pemberantasan narkoba membutuhkan langkah nyata, serta sinergi yang berkelanjutan antara kepolisian, bersama dengan BNN, TNI maupun dukungan masyarakat. 

BNNP, kata Brigjen Mirzal berkomitmen untuk secara terus-menerus guna melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. 

“Kegiatan ini bukan semata-mata penindakan, tetapi langkah deteksi dini untuk mencegah narkoba, karena merusak generasi muda dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat,” pungkas Mirzal mengakhiri.( sah/red) 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *