banner 468x60 banner 468x60

Wakapolda Malut Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di PT IWIP, Halteng

Peringatan Hari Buruh yang digelar di PT IWIP Halteng ( foro : Humas)

Klikfakta.id, HALTENG — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada Jumat (1/5/2026).

Kegiatan tersebut dengan mengusung tema penguatan sinergi antara pekerja, industri, dan pemerintah untuk mewujudkan lingkungan kerja yang adil, nyaman, dan produktif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Malut Sherly Tjoanda, Presiden Director of Eternal Tsingshan Group, Xiang Bing He,  dan Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangaji.

Selain itu Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, serta para manajer dan 690 karyawan terbaik PT. IWIP yang menerima penghargaan.

Gubernur Malut Sherly Tjoanda menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni, melainkan momentum merefleksikan perjuangan panjang untuk keadilan pada jam kerja dan upah yang layak.

“Hari buruh bukan hanya tentang buruh, tetapi hak dasar setiap manusia, karena pekerja bukan sekadar tenaga produksi, melainkan talenta yang harus dihargai oleh para pelaku industri,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti peran strategis pekerja dalam kesuksesan perusahaan. “Tanpa pekerja yang baik, PT. IWIP tidak akan berkembang pesat hingga sebesar sekarang”

“Karena itu, saya pesan kepada para pekerja agar terus meningkatkan kualitas dan kuantitas diri,” tegasnya.

Ia juga tekankan kepada pelaku industri, profit bukan segalanya. Seban perusahaan yang hebat adalah perusahaan yang selalu menghargai pekerjanya.

Sherly mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pekerja dan industri. Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemkab Halteng bukan hanya sebagai fasilitator dan regulator, tetapi menjaga keseimbangan.

Gubernur mengaku sangat memahami RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) para pelaku industri sedang menghadapi tantangan berat di era konflik dan kenaikan harga minyak dunia.

“Mari kita komitmen menjadikan Maluku Utara tempat kerja yang nyaman, maju dengan hati, suasana kekeluargaan, dan empati,” tukasnya.

Gubernur juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri dan TNI atas kinerja pengamanan, menjaga Halteng sebagai tempat kerja yang kondusif.

Sementara itu, perwakilan manajemen HRD PT. IWIP menyampaikan bahwa perusahaan akan memberikan penghargaan kepada 690 orang karyawan terbaik tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang unggul.

“Apresiasi ini mari kita jadikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara, Marwan Poli, menyoroti dua isu penting diantaranya:

Capaian karyawan lokal Maluku Utara di PT. IWIP yang saat ini masih 57 persen dan pentingnya menekan angka kecelakaan kerja secara bersama-sama.

“Kami harap bisa meningkat hingga 70 persen untuk menopang ekonomi daerah,” harapannya.

Sementara Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, menekankan bahwa pemerintah, serikat pekerja, dan karyawan adalah tiga entitas yang tak terpisahkan.

Menurutnya May Day pada intinya pemerintah menjamin keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan buruh.

“Peringatan hari buruh yang anarkis jangan sampai terjadi lagi karena bisa membiaskan makna esensial dari hari buruh itu sendiri,” tegasnya.

Sementara Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Hari Buruh Internasional secara tertib, aman, dan penuh kebersamaan di kawasan industri PT IWIP.

Menurutnya kehadiran Polri bukan untuk penekan hak-hak buruh, melainkan sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat termasuk seluruh pekerja dan pelaku industri.

“Peringatan May Day hari ini membuktikan bahwa dialog dan sinergi yang konstruktif mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif tanpa aksi yang anarkis,” tandasnya.

Kombes Pol Stephen mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas kamtibmas di kawasan industri yang merupakan lokasi strategis nasional.

Menurutnya Wakapolda Polda Maluku Utara dan jajaran berkomitmen penuh untuk mendukung terciptanya iklim investasi yang aman dan nyaman.

“Kami mengapresiasi manajemen PT IWIP yang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan pekerja, serta membuka seluas-luasnya kesempatan bagi tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh pihak, baik pekerja, manajemen, maupun masyarakat sekitar, untuk melaporkan potensi gangguan keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah hubungan industrial.

Jenderal satu bintang itu juga mengaja seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama merawat kondustivitas Maluku Utara, karena daerah yang aman adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama.

“Polri akan terus hadir mendampingi setiap elemen masyarakat dalam membangun daerah yang maju, berkeadilan, dan humanis,” pungkas Wakapolda mengakhiri. (sah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page