Klikfakta.id,HALUT– Pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Inpres Rawajaya pada Rabu 9 April 2025, situasi saat ini mulai berangsur kondusif. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Kamis pukul 13.00 oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Halut, Emergency Response Team (ERT) PT NHM, PT Niko, PDAM serta TNI Polri, serta pihak Bandara Galela.
Dari hasil pantauan, hingga pagi ini, warga pemilik toko maupun lapak mulai membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Terlihat di beberapa lokasi juga dipasang police line.
Menurut data sementara, lebih dari 400 kios dan 7 rumah warga hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai miliaran juta rupiah.
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Halut telah menginstruksikan untuk tidak ada pembangunan di areal Pasar Inpres Rawajaya sebelum di lakukan pendataan maupun penataan kembali areal terdampak.
Sebelumnya Kepala Badan Penaggulangan Bencana Halmahera Utara Hentje Hetaria mengatakan para pengungsi saat ini ditampung di TPQ Desa Gosoma Kecamatan Tobelo. Menurutnya ada terdapat 49 kepala keluarga yang terdampak, dengan jumlah 226 jiwa.
Para pengungsi saat ini juga telah mendapat bantuan berupa kebutuhan dasar dari Pemerintah Kabupaten Halut, maupun Provinsi Maluku Utara. Selain itu Pemda setempat juga telah mendirikan beberapa posko bantuan serta Dapur Umum untuk kebutuhan para pengungsi.***
Editor : Redaksi
Pewarta : Samuel.L














