Kapolda Maluku Utara Pimpin Sidang Pantukhir Penerimaan Bintara Brimob TA 2026

Dok, Humas Polda Malut

Klikfakta.id, SOFIFI — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono memimpin Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung digelar di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Selasa (23/12/2025).

Sidang Pantukhir merupakan tahapan akhir dari seluruh rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri, khususnya Bintara Brimob.

Kapolda Malut menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sesuai dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

“Sidang penentuan akhir ini menjadi momen penting untuk memastikan bahwa calon Bintara Brimob Polri yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi seluruh persyaratan,” ujar Irjen Waris.

Menurut Kapolda calon Bintara Brimob Polri yang dinyatakan lulus dilihat baik dari aspek administrasi, kesehatan, jasmani, dan psikologi, maupun mental kepribadian.

Untuk itu Kapolda menekankan, penerapan prinsip BETAH merupakan komitmen Polri dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bebas dari praktik percaloan, pungutan liar, dan intervensi pihak mana pun.

Dengan demikian, hasil seleksi yang diperoleh murni berdasarkan kemampuan dan kualitas para peserta. Karena Polri membutuhkan personel Brimob yang profesional, berintegritas, memiliki loyalitas tinggi.

“Dan mereka siap menghadapi tantangan tugas ke depan. Oleh karena itu, proses seleksi harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Sidang Pantukhir dihadiri oleh panitia daerah penerimaan Polri, pengawas internal dan eksternal, serta unsur terkait lainnya.

Kehadiran pengawas tersebut bertujuan untuk menjamin seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan menjunjung tinggi asas keadilan bagi seluruh peserta.

Lebih lanjut Jenderal Bintang Dua itu berharap melalui sidang ini, calon Bintara Brimob Polri dinyatakan lulus menjadi anggota Polri yang mampu mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara maupun di tingkat nasional,” harapanya. (sah/red) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page