Klikfakta.id, Jakarta – Para pimpinan daerah se-Provinsi Maluku dan Maluku Utara selaku pemegang saham menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara yang digelar di Jakarta, 23 Februari 2026.
Rapat tersebut membahas laporan kinerja perseroan tahun buku 2025 di tengah dinamika dan tantangan industri perbankan nasional. Forum tahunan ini menjadi ruang strategis bagi para kepala daerah untuk mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus menetapkan arah kebijakan ke depan.
RUPS dipimpin langsung Direktur Utama Syahrisal Imbar dan dihadiri Gubernur Maluku selaku pemegang saham pengendali, Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, serta para bupati dan wakil bupati dari kabupaten/kota se-Maluku dan Maluku Utara.
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, turut hadir sebagai representasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam kapasitasnya sebagai bagian dari pemegang saham. Kehadiran para kepala daerah dinilai sebagai bentuk komitmen menjaga tata kelola perusahaan yang akuntabel, transparan, dan profesional.
Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja perseroan yang dinilai tetap solid di tengah gejolak ekonomi.
“Secara fundamental Bank Maluku dan Maluku Utara menunjukkan kinerja yang positif dan konsisten. Keberhasilan ini mencerminkan tata kelola yang baik serta kerja keras jajaran komisaris, direksi, dan seluruh pegawai,” ujarnya.
Selain pembahasan laporan kinerja, RUPS juga menyepakati pembagian dividen kepada para pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikan masing-masing daerah. Keputusan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di masing-masing wilayah.
Melalui forum ini, para pimpinan daerah menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat peran bank daerah sebagai motor penggerak ekonomi regional, khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan UMKM di Maluku dan Maluku Utara.***














