Klikfakta.id, TERNATE — Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Arif Budiman menegaskan tidak ada ampun bagi anggota polri di wilayah hukum Polda Maluku Utara yang terlibat dalam kasus narkoba, asusila dan perselingkuhan.
Ketegasan Brigjen Pol. Arif disampaikan usai memimpin Commander Wish atau pengarahan pertama kali di Aula Mapolres Ternate, Senin (25/5/2026) setelah menjalankan tugas sebagai Kapolda Maluku Utara.
Warning tersebut disampaikan, untuk anggota yang bertugas di Polda Malut, Polres hingga seluruh jajaran Polsek se Maluku Utara.
Kapolda minta seluruh anggota menghindari setiap pelanggaran yang merusak citra polri, mulai dari keterlibatan kasus narkotika, asusila, judi online dan Bahan Bakar Minyak maupun pelanggaran-pelanggaran lainnya.
“Tidak ada ruang bagi anggota yang membuat pelanggaran, yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri, karena saya tak segan-segan mengambil tindakan tegas,” tegas Brigjen Arif.
Kapolda menegaskan untuk seluruh oknum, jika ada yang coba-coba membeking atau terlibat narkoba secara langsung maupun tidak akan diproses sesuai dengan peran masing-masing.
Jika ada anggota yang berperan sebagai bandar maupun pengedar maka tidak akan diberikan ampun, namun oknum itu pengguna maka masih diberikan kesempatan sebanyak tiga kali untuk rehabilitasi.
“Tapi kalau diberikan kesempatan, namun tidak ada perubahan maka akan di dipecat seperti yang berperan sebagai pengguna,” ujarnya.
Kapolda juga menekankan seluruh personil untuk dekat dan membantu masyarakat agar bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah Maluku Utara tetap kondusif.(sah/red)













