Dua Nelayan dari Sanger Tujuan Halmahera Utara Ditemukan Selamat 

Kedua nelayan yang berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan selamat( Dok : Basarnas Ternate)

Klikfakta.id HALUT– Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua nelayan asal Desa Gamhoku, Kecamatan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara , yakni Alwin Barhama(48) serta Iradat Ongkormol(20) dalam kondisi selamat pada Jumat(29/5/2026).

Kedua nelayan tersebut sebelumnya dilaporkan mendapat musibah pada perahu pamboat yang digunakan saat perjalanan dari Sanger, Sulawesi Utara, menuju Tobelo, Halmahera Utara , mengalami kerusakan berupa patah as  propeller sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.

Tim SAR gabungan melalui Pos SAR Tobelo, pada Jumat(29/5/2026) menerima laporan dari ibu Salma (istri salah satu korban) bahwa telah terjadi kondisi membahayakan kedua nelayan tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterima, kronologi awal pada Rabu(27/5/2026), pukul 02.00 WITA, Kedua korban berangkat menggunakan pamboat dari Sanger, Sulawesi Utara menuju Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. pukul 13.00 WIT.

 Pamboat yang digunakan mengalami kerusakan berupa patah as propeller sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.

Korban sempat berlindung dengan mengikat pamboat pada sebuah Rumpon sambil mencoba memperbaiki mesinnya di posisi koordinat 02°12’36” N / 127°14’24” E.

 Pada hari Kamis(28/5/2026) pukul 07.00 WIT, kedua korban menginformasikan kepada keluarga menggunakan HP bahwa akan melanjutkan perjalanan menuju Dama, Halmahera Utara dengan cara mendayung.

Namun sampai pada Jumat( 29/5/2026), keluarga belum bisa berkoordinasi dengan korban dikarenakan terkendala jaringan maka istri korban menelepon ke Basarnas untuk meminta perbantuan SAR.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani dalam keterangannya menyampaikan. merespon laporan tersebut, Tim SAR Pos SAR Tobelo langsung dikerahkan untuk melaksanakan operasi SAR dengan menggunakan RIB 03 Tobelo.

Pukul 06.45 WIT, Kantor Pencarian pertolongan Ternate mendapat info Via Telepon dari Istri korban bahwa Istri korban berhasi berkomunikasi dengan korban dan korban menyampaikan posisi terakhir korban telah berada di perairan antara Pulau Morotai dan desa Posi – Posi Pulau Bau Kabupaten Pulau Morotai.

Pukul 07.10 WIT, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dari Wayabula ke arah utara sampai perairan Libano serta melaksanakan koordinasi dengan Polsek Morotai Utara guna meminta bantuan pemantauan dan pelaksanaan pencarian di daerah dan desa di arah morotai bagian barat.

Pencarian yang dilakukan hingga sore hari sekitar pukul 15.49 WIT, akhirnya berhasil menemukan kedua korban pada koordinat 02°39’48.67″N / 128°30’47.61″E dalam keadaan selamat.

Namun dengan kondisi fisik lemas akibat kelelahan. Selanjutnya, kedua korban dievakuasi menuju desa Sopi, Pulau Morotai. 

Pukul 17.55 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di desa Sopi kemudian menyerahkan kedua korban kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat. 

” Dengan telah ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” ungkap Iwan.

Adapun yang terlibat diantaranya Pos SAR Tobelo, Pos TNI AL Tobelo dan keluarga korban.(sah/red)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page