Kapolres Ternate Ajak Massa Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Damai

Saha Buamona Klikfakta.id
Dok : Humas

Klikfakta.id,TERNATE — Kapolres Ternate, Maluku Utara AKBP Anita Ratna Yulianto, mengajak seluruh masyarakat, khususnya peserta aksi unjuk rasa, untuk menyampaikan aspirasi dilakukan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari dinamika demokrasi. 

Namun, kebebasan tersebut tetap harus dijalankan dengan menghormati aturan serta hak masyarakat lainnya.

Imbauan itu disampaikan Kapolres Ternate pada Kamis (24/9/2026), menyusul adanya aktivitas penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah hukum Polres Ternate.

“Silakan sampaikan aspirasi. Namun, mari kita lakukan dengan tertib dan damai. Hindari tindakan anarkis dan tetap patuhi aturan yang berlaku. Polres Ternate siap memberikan pengamanan secara persuasif dan humanis,” ujar AKBP Anita Ratna Yulianto.

Kapolres juga menegaskan, setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum akan mendapatkan pengawalan aparat kepolisian. 

Pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, tertib, dan lancar.

Ia menilai, penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh setiap peserta aksi dengan tertib bagian dari kedewasaan dalam berdemokrasi sekaligus membantu menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Karena itu, peserta aksi diimbau menghormati pengguna jalan, masyarakat di sekitar lokasi aksi, fasilitas umum, serta hak warga lainnya yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Setiap persoalan hendaknya disampaikan melalui cara-cara yang damai dan tidak menimbulkan gangguan keamanan,” katanya.

Selain itu, Kapolres Ternate mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai Adat Se Atorang sebagai kearifan lokal masyarakat Moloku Kie Raha, khususnya di Kota Ternate.

“Keamanan Kota Ternate adalah tanggung jawab kita bersama. Mari jaga persaudaraan dan jangan biarkan perbedaan aspirasi menjadi alasan untuk menciptakan perpecahan,” tambahnya.

Kapolres memastikan, kehadiran personel kepolisian dalam setiap pengamanan aksi bukan untuk menghalangi masyarakat menyampaikan pendapat.

Sebaliknya, personel dikerahkan hanya untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan aksi berlangsung aman, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Polres Ternate juga mengingatkan seluruh pihak agar mengedepankan komunikasi dan menahan diri sehingga penyampaian aspirasi tetap menjadi bagian dari proses demokrasi tanpa berkembang menjadi tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (sah/red) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *