Klikfakta.id, SOFIFI — Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman gandeng 25 perusahaan di wilayah hukum Polda Malut memberikan untuk beasiswa kepada 106 Mahasiswa pada Tahun berjalan di Provinsi Maluku Utara.
Hal itu dibuktikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kapolda didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Slamet Hariyadi, bersama pimpinan dari 25 perusahaan, di pendopo Polda Malut, Sofifi, Rabu (28/10/2026).
Baca Juga :
Kapolda Malut Teken MoU Beasiswa Rumah untuk Anggota
Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 25 perusahaan ekstraktif itu diantaranya:
1. PT. Tri Usaha Baru (TUB),
2. PT. Aneka Tambang (TBK),
3. PT. Sambaki Tambang Sentosa (STS),
4. PT. Alam Raya Abadi (ARA),
5. PT. Jaya Abadi Semesta (JAS),
6. PT. Arumba Jaya Perkasa (AJP),
7. PT. Wana Kencana Mineral (WKM),
8. PT. Makmur Jaya Lestari (MJL),
9. PT. Sumberdaya Arindo,
10. PT. Nusa Karya Arindo (NKA),
11. PT. Alngit Raya,
12. PT. Position,
13. PT. Mega Haltim Mineral (MHM),
14. PT. Feni Halmahera Timur,
15. PT. Wanatiara Persada,
16. PT. Trimega Bangun Persada,
17. PT. Weda Bay Nickel,
18. PT. Halmahera Sukses Mineral (HSM),
19. PT. Zhonk Hai Rare Metal Mining Indonesia,
20. PT. Bakti Pertiwi Nusantara,
21. PT. Smart Marsindo,
22. PT. Mineral Trobos,
23. PT. Karya Wijaya,
24. PT. Adidaya Tangguh.
25. PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM),
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengatakan kerjasama dengan 25 perusahaan ini bentuk kepeduliannya kepada masyarakat, dalam program Generasi Emas Kie Raha untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi.
Baca Juga :
Urusan SKCK Makin Mudah, Kapolda Malut Turunkan Mobil Keliling
Menurut Kapolda ini program kelima dari Polda Malut, yaitu Generasi Emas Maluku Utara untuk beasiswa kepada 106 mahasiswa yang berasal dari 10 kabupaten dan kota Tahun 2026.
“Jadi mendapatkan beasiswa untuk perguruan tinggi, dan ini bukan hanya kepada masyarakat lingkar tambang, tapi program Polda ini semua masyarakat mendapatkan,” ujar Kapolda saat diwawancarai usai penandatanganan Mou.
Irjen Arif mengaku, bahwa program ini sejalan dengan program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yaitu “Polisa Bersama Masyarakat” dan Polisi Peduli Pendidikan.
“Makanya hari ini kita dengan dukungan 25 perusahaan tersebut luncurkan beasiswa ini,” akunya.
Jenderal bintang dua ini menjelaskan, program ini penting untuk mendorong pendidikan guna memajukan generasi yang unggul di Provinsi Maluku Utara.
“Beasiswa ini kita fokuskan pada mahasiswa Strata Satu (S1) karena tahun ajaran sudah berjalan. Namun pada tahun ajaran baru nanti, harapan kami akan mendata untuk Strata Dua (S2) SMA di Malut, dengan tujuan beasiswa ini terus berlangsung,” katanya.
Untuk itu Kapolda menegaskan, beasiswa ini juga mengutamakan mahasiswa berprestasi atau Indeks Prestasi Komulatif (IPK) di atas 3 sekian, dan masyarakat tidak mampu.
“Beasiswa ini untuk yang berprestasi dan tidak mampu. Karena banyak yang putus kuliah itu penyebabnya faktor ekonomi, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi. Inilah menjadi prioritas kami,” tuturnya.
Kapolda mengaku untuk beasiswa perdana ini berdasarkan dengan data dilapangan di seluruh Kabupaten dan Kota sebanyak 106 mahasiswa.
“Untuk itu saya berharap 106 orang penerima beasiswa memanfaatkan dan memaksimalkan dalam menimba ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan Maluku Utara,” tutupnya.




















