Bupati Haltim Ubaid Yakub Hadiri HUT ke-36 Halteng, Tegaskan Satu Rumpun Gamrange Fagogoru

Suparman Pawah Klikfakta.id
Bupati Haltim, Ubaid Yakub saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) ke-36, yang berlangsung di Pendopo Falcilno, Kecamatan Weda, Sabtu (31/0/2026) foto : Paps

Klikfakta.id,HALTENG — Bupati Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut) Ubaid Yakub menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) ke-36, yang berlangsung di Pendopo Falcilno, Kecamatan Weda, Sabtu (31/0/2026). 

Bupati Ubaid didampingi Ketua DPRD Haltim Idrus E. Maneke, Ketua Komisi III DPRD Haltim Ashadi Tajuddin, Wakil Ketua Komisi III Irfan Karim, Ketua Komisi II DPRD Haltim Sabudi Darmawan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Faisal Wahab, dan Sekretaris Komisi II Bahmit Djafar serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Haltim. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Sarbin Sehe, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman dan seluruh Forkopimda lingkup Pemkab Halteng. 

Bupati Ubaid kepada wartawan di sela-sela kegiatan menyampaikan ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Halmahera Tengah ke-36 Tahun tepat pada tanggal 31 Oktober 2026.

Ubaid menjelaskan, hubungan Kabupaten Halteng dengan Haltim bukan hanya sebatas administrasi dalam pemekaran Kabupaten.

Akan tetapi Haltim dengan Halteng merupakan satu rumpun yang tertuang dalam Sejarah Gamrange dengan Bingkai Fagogoru. 

Ubaid juga mengapresiasi rangkaian kegiatan perayaan Hari Jadi, mulai dari lomba kebersihan tingkat desa, antar sekolah Se-Kabupaten Halteng hingga pelaksanaan upacara dengan khidmat dan dihadiri para Kepala Daerah lainnya. 

Sementara Bupati Halteng, Ikram Malan Sangaji memberikan apresiasi atas kehadiran Bupati Haltim Ubaid Yakub beserta rombongan. 

Ikram dalam kesempatan itu juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Haltim dibawah kepemimpinan Ubaid Yakub bersama Anjas Taher, yang telah menbuka akses jalan yang menghubungkan dua daerah, Haltim- Halteng. 

” Kami sebut dengan lintas fogogoru karena menghubungkan dua daerah Haltim dan Halteng sebagai falsafah Fagogoru, “pungkas Ikram. (tim/red) 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *