banner 468x60 banner 468x60

Yadin : APBD Halteng Rp 2 Triliun, IMS Tebar Kebohongan Saat Debat Publik

Klikfakta.id, HALTENG — Target Ikram M. Sangadji saat menjabat sebagai Pj. Bupati Halmahera Tengah (Halteng) mengendalikan angka kemiskinan hingga level persentase satu digit dinilai hanya surga telinga.

Pasalnya hingga masa tugas Ikram M. Sangadji (IMS) berakhir, kemiskinan di Halteng masih berada di posisi 10, 71 persen. Padahal angka kemiskinan yang ditargetkan IMS yaitu 6 sampai 5 persen.

Hal ini disampaikan politisi muda dari PDIP di Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad setelah melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Tengah.

Mantan anggota DPRD Halteng yang juga sebagai anggota badan anggaran Yadin menilai kinerja IMS saat itu tidak lagi terfokus pada pengabdian murni.

Padahal selaku birokrat atau Pj. yang ditugaskan oleh Pemerintah pusat ke daerah, melainkan sibuk membangun pencitraan demi obsesi dan orientasi syahwat politiknya.

“APBD Halteng di masa Ikram hampir sekira 2 triliunan. Namun dengan dana sebesar itu tidak ada pembangunan yang menonjol dibuatnya,” ujar Yadin pada Selasa 29 Oktober 2024.

Target Ikram, kata Nuryadin menekan angka kemiskinan Halteng dari 12 menjadi 6 hingga 5 persen gagal total. Pasalnya angka kemiskinan Halteng terakhir di level 10,71 persen.

Namun anehnya, saat debat perdana di Studio Kompas TV dia (IMS) pada beberapa hari lalu menyampaikan satu kebohongan terhadap jutaan pemirsa saat live dengan mengatakan bahwa angka kemiskinan di Halteng turun10 persen.

“Ini kan nampak sekali berbohong, Saya tegaskan bahwa IMS yang juga calon Bupati Halteng nomor urut 3 (IMS-ADIL) nol prestasi, untuk itu tidak patut diberikan apresiasi,” tegas politisi muda asal Patani ini.

Kinerja Ikram tentu berbeda dengan mantan Bupati Edi Langkara. Meski di eranya, APBD Halteng masih tertinggi Rp.900 milyar, yang direfocusing untuk dana Covid-19 sebesar Rp. 180 milyar selama dua tahun berturut-turut.

“Tapi Elang sukses dan mampu untuk menghadirkan sejumlah infrastruktur dasar, atau pembangunan spektakuler di Halmahera Tengah,” paparnya.

Seperti yang terlihat, lanjut Yadin jalur darat dan laut terkonektivitas, jaringan telekomunikasi untuk telepon seluler tersedia karena pembangunan tower diadakan, jalan hotmix hingga sampai pedesaan.

Tak hanya itu bahkan ada 1.625 unit Rumah Layak Huni (RLH) berhasil dibangun, aliran listrik tersambung hingga pelosok desa, infrastruktur perekonomian, seperti bangunan pasar modern, pasar ikan dan Plaza Weda, semua tersedia di Halteng.

“Harusnya dengan infrastruktur yang sudah dirintis mantan Bupati dua periode seperti Al Yasin Ali alias Aba Acim dan yang dibangun Elang-Rahim, angka kemiskinan Halteng dimasa IMS harus capai target,” paparnya.

Namun faktanya IMS hanya berbicara lain. Karena Infrastruktur yang ada itu semua sudah tersedia, jalan sudah terhubung, fasilitas ekonomi tersedia. Ia kembali menegaskan dana yang dikelola IMS hampir 2 triliunan.

“Semoga masyarakat rasional memilih pemimpin, mana yang betul-betul dan tulus membangun negeri ini, karena yang tulus hanyalah orang kampung, yaitu Elang-Rahim,” ucapnya. ***

Editor    : Armand

Penulis : Saha Buamoma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page