Klikfakta.id, HALTENG – Ribuan massa dan simpatisan menghadiri kampanye pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani( Elang– Rahim).
Dengan hadirnya ribuan simpatisan dan pendukung paslon nomor urut 2Â Elang-Rahim pada saat melakukan kampanye di Kecamatan Patani yang dipusatkan di Desa Kipai, pada Rabu 30 Oktober 2024 kemarin malam.
Ribuan masyarakat yang menghadiri kampanye Elang-Rahim tersebut untuk menyaksikan langsung orasi politik yang disampaikan paslon nomor urut 2 Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani.
Paslon Elang-Rahim didampingi Nuryadin Ahmad (Jubir), Saiful Hi. Usman (Mantan anggota DPRD Halteng, Muhlis Ajaran, Ketua Tim pemenangan Yanto M. Asri, sejumlah pimpinan partai pengusung dan koalisi ELANG-RAHIM.
Mengawali kampanye tersebut, Jubir Nuryadin Ahmad menyampaikan orasi politiknya mengatakan, penampilan Elang-Rahim di debat publik perdana adalah representasi kesiapan memimpin halmahera tengah untuk lima tahun ke depan.
“Kita semua sudah saksikan debat publik yang ditayangkan Kompas TV lalu, pada saat penyampaian visi misi itu bagamaina otak dan gagasan Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani untuk Halteng 5 Tahun Kedepan,” ujar mantan anggota DPRD Halteng pada Kamis 31 Oktober 2024.
Karena itu, lanjut Yadin, harus secara bersamaan jatuhkan pilihan ke paslon Elang-Rahim, karena jika memilih mereka berdua adalah pilihan dunia akhirat.
“Kita harus memegang prinsip-prinsip yang diajarkan oleh orang tua-tua kita, bahwa pemimpin harus rajin berpuasa karena pemimpin itu memperhatikan urusan dunia dan akhirat, halal dan haram, hak dan batil, serta semua yang diridoi Allah SWT,” katanya.
Dikesempatan yang sama, calon Wakil Bupati, Abd. Rahim Odeyani dengan sapaan akrab Abang Imo dalam orasi politiknya mengatakan pilih pemimpin yang lebih memahami karakter warga masyarakat Halmahera Tengah, yaitu calon pemimpin yang lahir dan besar dinegeri sendiri (Fagogoru).
“Pilkada itu memilih pemimpin, artinya bahwa pemimpin yang lahir dan besar di negeri sendiri, karena hanya orang yang lahir dan besar disini yang lebih mengetahui dan memahami tentang bagaimana kita, keseharian kita,” ucap Abang Imo sapaan akrab masyarakat Halteng.
Rahim juga menegaskan jangan sekali kali terburu-buru untuk menilai orang lain dari tampilan yang belaka dengan program-program instannya, program sesaat seolah-olah warga masyarakat Halmahera Tengah tidak paham, dan miskin.
“Bapak dan ibu saudara sekalian, kita jangan melihat pihak lain yang hanya dari kulit saja, jangan kaget dengan program-program instan, sesaat yang Seolah-olah kita ini bodoh, kita miskin, lalu ditawarkan dengan beras 5 kg,” imbuhnya.
Jangan hanya karena ditawarkan proyek dengan harga 190 juta sekian kedaulatan dan martabat daerah ini digadaikan, masyarakat Halmahera Tengah harus tahu bahwa siapa yang datang untuk berpura-pura dan siapa yang ingin membangun negeri ini.
Dihadapan ribuan masyarakat Patani, Abang Imo itu menegaskan prgram Elang-Rahim untuk 5 tahun kedapan akan membangun pusat kawasan ekonomi terpadu di daerah ini. Sebab di 5 tahun lalu Elang-Rahim saat jabat Bupati dan Wakil Bupati sudah mulai membangun breakwater.
“Itu tidak sekedar membuat satu paket proyek tetapi dalam rangka untuk melindungi kapal-kapal nelayan kita, ketika selatan tiba maka kapal-kapal nelayan itu akan bisa berlabu di situ,” paparnya.
Kedepan nanti lanjut Imo, Elang-Rahim akan membangun satu kawasan perikanan terpadu di negeri ini, agar menjadi satu pusat kawasan ekonomi perikanan terpadu, sehingga para nelayan-nelayan tidak susah menjual ikannya karena sudah disiapkan sarana dan prasarana infrastruktur.
“Kemudian sektor pertanian dan perkebunan kelapa dan cengkeh, pemerintahan akan brinisiatif untuk harganya bisa tetap stabil dari hasil produksi pertanian dan perkebunan yang mereka miliki. karena apa APBD kita saat ini mencapai 2,3 triliun,” tandasnya
Sementara itu, Calon Bupati Halteng Edi Langkara mengatakan, agenda perjuangan di momentum pilkada kali ini, Halmahera Tengah dalam posisi transisi kepemimpinan. Penjabat Bupati dari waktu ke waktu berganti selama dua tahun saat ini.
Sesuai dengan ketentuan undang-undang, pada tanggal 27 November nanti masyarakat akan memilih Bupati dan Wakil bupati yang baru untuk Halmahera Tengah 5 tahun kedepan.
“Tentu, bapak ibu sudah tahu mana pemimpin yang asli dan mana palsu. Kita sudah saling tau karena rasa dan darah, saling tau tentang kesusahan kita. Dan itu tidak ada orang lain yang datang untuk membantu terkecuali orang yang lahir dan tumbuh besar di negeri ini,” ungkapnya
“Saya menegaskan bahwa, sejumlah program prioritas Elang-Rahim yang sudah dilakukan sebelumnya akan dilanjutkan kedepannya hanya untuk kesejahteraan masyarakat Halteng,” pungkas Elang . ***
Editor   : ArmandÂ
Penulis : Saha BuamonaÂ














