Klikfakta.id, TERNATE — Masyarakat Maluku Utara yang hendak menggunakan moda transportasi laut, melalui kapal ferry antar pelabuhan, kini tidak perlu khawatir.
Pasalnya sejumlah kapal ferry milik PT ASDP Indonesia Cabang Ternate Maluku Utara maupun para operator swasta dipastikan siap melayani penumpang hingga periode mudik lebaran Idul Fitri 2026.
Kapal-kapal tersebut jadwal operasinya telah diatur oleh Balai Pengelola Transportasi Darat kelas II Maluku Utara. Berdasarkan informasi yang dihimpun Selasa (24/2/2026) setidaknya 19 kapal ferry disiapkan untuk melayani rute antar pulau di Maluku Utara maupun luar daerah.
Beberapa kapal yang beroperasi antara lain KMP Baronang, KMP Tuna, KMP Lema, KMP Garda Maritim 7, KMP Mutiara Pertiwi I, dan KMP Kerapu II.
Jadwal kapal ferry per Februari Tahun 2026 rute Pelabuhan ferry Bastiong Ternate-Pelabuhan Rum Tidore 24 Februari KMP Garda Maritim, KMP Lema, KMP Baronang (08.00-17.15 WIT).
25 Februari: KMP Lema, KMP Garda Maritim 7 (2 trip) (08.00–17.15 WIT)
26 Februari: KMP Lema, KMP Baronang (2 trip) (08.00–17.15 WIT)
27 Februari: KMP Tuna, KMP Garda Maritim 7 (2 trip) (08.00–17.15 WIT)
28 Februari: KMP Garda Maritim 7, KMP Lema, KMP Baronang (08.00–17.15 WIT)
Rute Pelabuhan Rum Tidore – Pelabuhan Ferry Bastiong Ternate 25 Februari: KMP Lema, KMP Garda Maritim 7 (2 trip) (09.00–18.15 WIT)
26 Februari: KMP Lema, KMP Baronang (2 trip) (09.00–18.15 WIT)
27 Februari: KMP Tuna, KMP Garda Maritim 7 (2 trip) (09.00–18.15 WIT)
28 Februari: KMP Garda Maritim 7, KMP Lema, KMP Baronang (09.00–18.15 WIT)
Rute Pelabuhan Ferry Bastiong Ternate – Pelabuhan Galala Sofifi 24–28 Februari: Setiap hari 8 trip, dilayani KMP Lema, KMP Baronang, KMP Mutiara Pertiwi I, KMP Garda Maritim 7, dan KMP Tuna Pukul 06.30–22.00 WIT
Rute Pelabuhan Galala Sofifi – Pelabuhan Ferry Bastiong Ternate 24–26 dan 28 Februari: 8 trip per hari
27 Februari: 9 trip, tambahan KMP Kerapu II Pukul 06.30–23.00 WIT
Pihak pengelola mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke pelabuhan serta memperhatikan jadwal keberangkatan guna menghindari penumpukan penumpang, terutama menjelang puncak arus mudik. (sah/red)Â














