Klikfakta.id,TERNATE — Warga Gane, Halmahera Selatan, Maluku Utara, pertanyakan sikap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan atas kebakaran hutan dan perkebunan yang terjadi di sejumlah wilayah tersebut.
Pertanyaan itu disampaikan warga Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan yang menilai, saat hadapi musibah, kehadiran pemerintah belum dirasakan secara maksimal.
Pasalnya muncul kekecewaan dan pertanyaan besar mengenai perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah Gane.

Bukan hanya soal lambannya sikap terhadap musibah, warga juga pertanyakan apakah masyarakat Gane dapatkan perlakuan yang sama dengan masyarakat di wilayah lain, pada khususnya Bacan.
Pertanyaan tersebut muncul karena, menurut warga, ketika musibah terjadi di wilayah Bacan, respons dan perhatian pemerintah dinilai lebih cepat terlihat.
“Apakah kami di Gane ini bukan bagian dari Halsel? Apakah karena kami di Gane sehingga terjadi musibah respons pemerintah tidak cepat seperti yang terjadi di Bacan?,” pertanyaan yang disampaikan warga.
Warga harap pemerintah tidak bedakan perhatian berdasarkan wilayah. Sebab, seluruh masyarakat Halmahera Selatan miliki hak yang sama untuk dapatkan perlindungan, bantuan serta pelayanan pemerintah ketika hadapi musibah.
Menurutnya Kondisi kebakaran hutan dan perkebunan di Gane Barat Utara dinilai bukan persoalan sederhana.
Sebab selain ancam terhadap lingkungan, kebakaran juga berpotensi berdampak langsung pada perkebunan warga yang memang jadi sumber penghidupan masyarakat.
Karena itu, warga minta Pemkab Halsel tidak hanya lihat persoalan hanya sebagai laporan administratif dari tingkat kecamatan atau desa.
Pemerintah diminta turun langsung ke lapangan untuk lihat kondisi warga, data kerugian dan pastikan langkah penanganan dilakukan secara nyata.
Mereka bahkan pertanyakan kehadiran pemerintah yang seharusnya tidak hanya terasa ketika dibutuhkan untuk kepentingan politik atau momentum pemilihan.
“Jangan hanya datang ketika butuh suara! Tapi kalau masyarakat terkena musibah, pemerintah juga harus hadir,” keluh warga.
Bagi masyarakat Gane Barat Utara, musibah tidak mengenal batas wilayah maupun dengan kepentingan politik.
Karena itu, perhatian pemerintah juga sangat diharapkan tidak beda-bedakan berdasarkan lokasi masyarakat yang terdampak.
Jika benar respons terhadap musibah di satu wilayah lebih cepat dibandingkan wilayah lain, warga minta Pemkab Halsel jelaskan alasan dan mekanisme penanganannya secara terbuka. (sah/red)



















