banner 468x60 banner 468x60

Hadiri Arahan Wakapolri, Kapolda Pastikan Situasi Kamtibmas di Wilayah Malut Aman dan Terkendali

Kapolda Malut Irjen Pol. Waris Agono saat menghadiri arahan Wakapolri ( Dok : Humas Polda Malut)

Klikfakta.id, SOFIFI — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono menghadiri arahan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dalam rangka analisis evaluasi (anev) perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) terkini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 3 Gedung Hoegeng Iman Santoso Polda Maluku Utara, Sofifi, Senin (23/2/2026) melalui sarana video conference (vicon) yang diikuti Wakapolda Malut Brigjen Pol. Stephen M. Napiun bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda.

Dalam arahannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah menindaklanjuti hasil Rapat Pimpinan (Rapim) Polri dengan menggelar Rapim di tingkat daerah.

Ia juga menekankan bahwa sangat penting kesinambungan kebijakan dari tingkat pusat hingga kewilayahan guna menjaga stabilitas kamtibmas.

“Saya minta seluruh jajaran memperhatikan personil di lingkungan internal masing-masing agar tidak terlibat penyalahgunaan narkotika maupun pelanggaran disiplin serta kode etik profesi Polri lainya,” ujar Wakapolri.

Selain pembenahan internal, Wakapolri juga mendorong penguatan narasi positif tentang kinerja Polri. Ia menegaskan bahwa banyak anggota Polri berprestasi dan bekerja dengan baik, sehingga jangan sampai perilaku segelintir oknum merusak kepercayaan publik terhadap institusi.

Wakapolri turut menyinggung evaluasi terhadap kasus-kasus yang sangat besar seperti korupsi, penyelundupan, narkotika dan penanganan pelanggaran lalulintas, balap liar, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan langkah humanis dan solutif.

“Bukan semata-mata hard power, saya juga menegaskan tidak boleh ada keterlibatan personel Polri dalam tindak pidana tersebut karena akan merusak citra dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Terkait kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Operasi Ketupat sebelumnya dijadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Operasi tersebut disebut sebagai operasi terbesar dalam konteks arus mudik dan balik Lebaran, sehingga persiapannya harus dilakukan secara matang, terstruktur, dan terpadu.

Terpisah Kapolda Malut Irjen Pol. Waris Agono. menegaskan bahwa agar setiap personil dalam bertugas di lapangan berpedoman dengan aturan hukum yang berlaku, dalam komitmennya terhadap penegakan disiplin.

“Setiap pelanggaran yang sengaja dilakukan oleh oknum, maka akan diproses tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Dalam kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolda memastikan bahwa situasi kamtibmas hingga saat ini masih aman dan terkendali, peningkatan patroli di lokasi rawan tawuran antar kampung, maupun pelabuhan penyeberangan laut, terminal penumpang antar kabupaten serta bandar udara masih terus di lakukakan.

“Pelanggaran lalu lintas berupa kendaraan yang overloading akan ditindak secara tegas tanpa lagi sebatas peringatan. Seluruh langkah tersebut, merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan, ketertiban di wilayah Polda Maluku Utara,” tutup Jenderal bintang dua itu. (sah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page