Kapolres Sula Turun Langsung Temui Mahasiswa

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto saat berdialog dengan elemen mahasiswa saat mengggelar aksi unjuk rasa( foto : istimewa)

Klikfakta.id, KEPSUL – Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto turun langsung menemui dan menerima aspirasi yang disampaikan oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Gerakan Pemuda Marhaen (GPM), yang menggelar unjuk rasa di halaman Mapolres Kepulauan Sula, pada Selasa (2/6/2026). 

Dalam suasana yang penuh keakraban dan dialogis, Kapolres duduk bersama para mahasiswa untuk mendengarkan secara langsung berbagai tuntutan dan masukan yang disampaikan.

Beberapa isu yang menjadi perhatian massa aksi di antaranya terkait penanganan tindak pidana, pemberantasan narkoba, dugaan peredaran beras ilegal, rokok ilegal, serta perkembangan penanganan kasus Pasar Makdahi.

Kapolres memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka. 

Dialog berlangsung tertib, aman, dan kondusif dengan mengedepankan prinsip saling menghormati serta keterbukaan informasi kepada publik.

Kodrat menegaskan bahwa Polres Kepulauan Sula senantiasa siap memberikan pelayanan, pengamanan, dan pengawalan terhadap setiap kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat yang dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Polres Kepulauan Sula pada prinsipnya siap memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi. Aspirasi yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa GMNI hari ini telah kami terima secara langsung dan akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku,’ tegasnya.

“Kami juga berkomitmen untuk terus menjaga keterbukaan dan transparansi dalam setiap proses penanganan yang menjadi perhatian publik,” tambahnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, dapat terus bersinergi dan membantu tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula.

“Kami berharap seluruh masyarakat dan elemen mahasiswa dapat menjadi mitra Polri dengan memberikan informasi yang akurat terkait berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing. Setiap informasi yang disampaikan akan menjadi bahan bagi kami untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Kodrat menambahkan, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. 

Kehadiran Kapolres di tengah massa aksi merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa sebagai mitra kritis dalam mengawal jalannya pemerintahan, pembangunan, serta penegakan hukum.

Melalui pendekatan humanis, dialogis, dan transparan, Polres Kepulauan Sula berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjaga guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula.***

Edito       : Redaksi

Pewarta : Sudirman Umawaitina

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page